Puskesmas Poris Plawad Gelar Penyelidikan Epidemiologi ke Pemukiman Warga

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Guna mencegah penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya, Puskesmas Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) ke sejumlah lokasi permukiman warga.

Kepala Puskesmas Poris Plawad dr. Efi Handayani mengatakan, langkah cepat ini merupakan bentuk respons terhadap temuan kasus DBD yang terkonfirmasi di wilayah kerja puskesmas tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim dari Puskesmas Poris Plawad bergerak langsung ke rumah warga yang terdampak dan sekitarnya untuk melakukan pelacakan serta survei lingkungan,” tutur dr. Efi, Kamis (2/10/25).

Baca Juga:  Ambulans Gratis Kota Tangerang Layani 6.052 Permohonan Sepanjang 2025

Ia menjelaskan, kegiatan PE ini meliputi pendataan kasus, pemeriksaan kondisi fisik lingkungan, edukasi langsung kepada warga, serta pemberian bubuk abate pada tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

“Penyelidikan Epidemiologi ini penting dilakukan sebagai langkah awal untuk memutus mata rantai penyebaran DBD. Kami juga memberikan edukasi kepada warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Lanjutnya, kegiatan PE ini merupakan bagian dari upaya Gerakan 3M Plus yang terus digalakkan. Yaitu, menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penyimpanan air, dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air.

Baca Juga:  Puskesmas Karawaci Baru Jemput Bola Layanan ODGJ

“Plus tindakan tambahan seperti menggunakan obat nyamuk, memasang kelambu, dan pemberdayaan kader jumantik di lingkungan,” kata dr. Efi.

Ia juga mengimbau, masyarakat agar segera melapor jika menemukan gejala DBD pada anggota keluarganya, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, sakit kepala, atau muncul bintik merah di kulit.

“Tim Puskesmas Poris Plawad akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang dalam mengendalikan potensi wabah DBD, terutama saat musim pancaroba yang rawan peningkatan populasi nyamuk,” tutup dr. Efi. (wil/dam)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Dinkes Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Penyebaran Hanta Virus
Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, RSUD Benda Resmi Layani Pasien JKN-KIS
Perluas Layanan Masyarakat Rentan, Sachrudin Resmikan BPJS Kesehatan di RSUD Benda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:43 WIB

Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:41 WIB

CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB