RSUD Besar di Jakarta telah Tersedia ‘Cath Lab’

Jumat, 26 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas “Cath Lab” ini juga sebagai salah satu bentuk transformasi di bidang kesehatan dan upaya mengembangkan layanan unggulan dan prioritas.

JAKARTA | TR.CO.ID

Semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) besar di lima wilayah di DKI Jakarta, telah disediakan fasilitas layanan katerisasi jantung (Cath Lab) baru yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebutkan, fasilitas “Cath Lab” penting disiagakan di setiap wilayah sebab pasien dengan penyakit jantung membutuhkan penanganan yang cepat.

“‘Golden time’-nya harus ada waktu sehingga penanganannya, kalau maaf, misalnya, terjadi serangan jantung, di lima wilayah sudah siap dan aksesnya gampang,” kata Heru saat meninjau layanan “Cath Lab” di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan kemarin.

Baca Juga:  Ke Kronjo, Intan Tegaskan Komitmen pada Pendidikan dan Kesehatan

Selain itu, fasilitas “Cath Lab” ini juga sebagai salah satu bentuk transformasi di bidang kesehatan dan upaya mengembangkan layanan unggulan dan prioritas. “Sudah ada di rumah sakit yang besar, di setiap wilayah kita usahakan ada,” katanya.

Selain di RSUD Pasar Minggu, fasilitas “Cath Lab” tersedia di RSUD Tarakan (Jakarta Pusat), RSUD Pasar Rebo (Jakarta Timur), RSUD Cengkareng (Jakarta Barat) dan RSUD Koja (Jakarta Utara).

Kemudian, Heru juga menitipkan pesan kepada masyarakat Jakarta agar menjaga kesehatan jantung dengan menerapkan pola hidup sehat dan memeriksakan jantung secara rutin.

“Jaga kesehatan, jaga kolesterol, olahraga secara rutin, lakukan pola hidup sehat dan rajin cek kesehatan,” ujar Heru.

Baca Juga:  Pj Heru Didesak Tingkatkan Transparansi Anggaran

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, layanan “Cath Lab” dibangun secara jejaring dengan melibatkan masyarakat.

Masyarakat awam dumilatih sehingga apabila sekitarnya menemukan kejadian kegawatdaruratan, termasuk jantung, mereka bisa memberikan pertolongan pertama. “Kemudian mengirimkan kepada fasilitas kesehatan (faskes) yang mampu melayani jantung,” kata Ani.

Bagi masyarakat yang ingin memeriksakan segala macam penyakit dalam keadaan normal, bukan kegawatdaruratan dapat mengunjungi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Ani memastikan, Puskesmas sudah dilengkapi layanan dasar penanganan jantung.

“Tetapi kalau dalam keadaan darurat, seperti ada serangan jantung, bisa langsung mengakses unit gawat darurat RSUD,” ujar Ani.(JR)

Berita Terkait

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Dinkes Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Penyebaran Hanta Virus
Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, RSUD Benda Resmi Layani Pasien JKN-KIS
Perluas Layanan Masyarakat Rentan, Sachrudin Resmikan BPJS Kesehatan di RSUD Benda
Waspada Virus Hanta, Pemkot Tangerang Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:41 WIB

CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:43 WIB

Dinkes Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Penyebaran Hanta Virus

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:10 WIB

Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, RSUD Benda Resmi Layani Pasien JKN-KIS

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB