Serentak Pencegahan Stunting Siap Dilaksanakan

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan menggelar Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di seluruh posyandu di Kota Tangerang mulai 1 hingga 30 Juni mendatang.

Kegiatan ini merupakan respons terhadap surat dari Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang menginstruksikan pelaksanaan kegiatan serupa di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mugiya Wardhany, Pelaksana Harian Dinkes Kota Tangerang, mengungkapkan bahwa intervensi ini menargetkan 85.474 balita di Kota Tangerang untuk diukur dan data mereka dimasukkan ke dalam aplikasi SiData dan e-PPGBM. Pengukuran pertumbuhan, termasuk berat badan, panjang atau tinggi badan, akan dilakukan di 100% posyandu di setiap kelurahan.

Baca Juga:  PWI Kota Tangerang Siap Mengawal Jalannya SPMB 2026

“Hasil pengukuran akan langsung diinput ke dalam SiData oleh kader posyandu pada hari yang sama. Setelah itu, data akan diunggah ke aplikasi e-PPGBM oleh petugas puskesmas untuk diintervensi lebih lanjut pada anak-anak yang terindikasi stunting,” ungkap Mugi, Kamis (30/5/2024).

Kegiatan ini meliputi pendataan, edukasi, dan pengukuran balita dan ibu hamil di posyandu. Selain itu, disiapkan juga pendampingan screening calon pengantin serta intervensi lanjutan untuk ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi ke Rumah Sakit dengan BPJS. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan hasil pengukuran masuk ke dalam sistem e-PPGBM.

Baca Juga:  Puskesmas Kota Tangerang Kembali Raih Akreditasi Paripurna, Bertambah Delapan Lagi

Data menunjukkan bahwa prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang mengalami penurunan dari 19,1% pada tahun 2018 menjadi 11,8% pada tahun 2022. Namun, terjadi kenaikan pada tahun 2023 mencapai 17,6%, meskipun masih di bawah angka Provinsi Banten (24%) dan nasional (21,5%).

Dengan adanya kegiatan intervensi serentak ini, diharapkan prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang dapat dikendalikan dan mengarah pada penurunan yang signifikan dalam waktu dekat. (ali/TR)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Dinkes Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Penyebaran Hanta Virus
Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, RSUD Benda Resmi Layani Pasien JKN-KIS
Perluas Layanan Masyarakat Rentan, Sachrudin Resmikan BPJS Kesehatan di RSUD Benda
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:43 WIB

Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:41 WIB

CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Berita Terbaru