Takjil di Pasar Lama Diuji, Pemkot Tangerang Pastikan Bebas Zat Berbahaya

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Di momentum bulan suci Ramadan, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan uji sampel makanan takjil, di Pasar Lama Tangerang, Senin (23/2/26).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan menyasar pasar-pasar tradisional di 13 kecamatan.

“Berbagai jenis takjil menjadi sasaran pengambilan sampel, seperti bakso, tahu, kerupuk berwarna, otak-otak, kue basah, hingga sirup berwarna mencolok,” papar dr. Dini.

Baca Juga:  Angka Prevalensi Stunting di Kota Tangerang Hanya 5,6 persen

Lanjutnya, sampel tersebut diuji untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya yang tidak diperbolehkan dalam makanan.

“Fokus kami pada makanan yang warnanya terlalu mencolok, karena berpotensi menggunakan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai aturan,” jelasnya.

Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, tim tidak langsung melakukan penindakan, melainkan melakukan pembinaan dan pengawasan. Pedagang akan diberi informasi serta diarahkan agar mengganti sumber bahan baku yang aman.

“Selain pengujian, Pemkot Tangerang juga menyiapkan label khusus bagi pedagang yang hasil uji sampelnya dinyatakan aman. Label tersebut diharapkan menjadi penanda bagi masyarakat bahwa takjil yang dijual telah melalui pemeriksaan laboratorium,” tutur dr. Dini.

Baca Juga:  DKP Tangerang Gaungkan Tiga Pilar Ketahanan Pangan

“Dengan adanya label ini, masyarakat bisa merasa lebih tenang saat membeli takjil,” sambungnya.

Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih makanan berbuka puasa. Warga diminta berhati-hati terhadap jajanan dengan warna mencolok serta tidak ragu bertanya kepada pedagang mengenai bahan yang digunakan. (Wil)

Berita Terkait

Intan Dukung Kegiatan Olahraga Masyarakat di Tangerang
Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa
Dinkes Kota Tangerang Luncurkan “BUGAR MOVEMENT”, Dorong Budaya Hidup Sehat Pegawai
Penemuan Alat Deteksi Gizi MBG Berbasis AI
Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!
Dinsos Lakukan Pengukuran 16 Penerima Kaki Palsu
Sukseskan Program Prioritas Nasional, Pemkot Tangerang Targetkan CKG Seluruh Pegawai
Anak Terkena Campak? Ini Panduan Perawatan di Rumah dari Dinkes Tangerang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:03 WIB

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa

Jumat, 17 April 2026 - 13:34 WIB

Dinkes Kota Tangerang Luncurkan “BUGAR MOVEMENT”, Dorong Budaya Hidup Sehat Pegawai

Kamis, 16 April 2026 - 18:06 WIB

Penemuan Alat Deteksi Gizi MBG Berbasis AI

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

Dinsos Lakukan Pengukuran 16 Penerima Kaki Palsu

Berita Terbaru

Daerah

Wakil Walikota Hadiri Halalbihalal Purnawirawan Polri

Senin, 20 Apr 2026 - 14:31 WIB

Daerah

Sekda Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Pekan Raya Cibodas

Senin, 20 Apr 2026 - 14:27 WIB

Daerah

Masuk Pancaroba, Warga Diminta Siaga Cuaca Tak Menentu

Senin, 20 Apr 2026 - 14:22 WIB