Tekan Inflasi, Sembako Murah DKI Jakarta Tawarkan Harga Bahan Pokok Terjangkau

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mengendalikan inflasi daerah. Hal itu terbukti dengan raihan apresiasi sebagai Provinsi Terbaik dalam pengendalian inflasi pada 2023 silam. Untuk mempertahankan predikat tersebut, Pemprov DKI terus melakukan upaya pengendalian inflasi, salah satunya dengan menggelar kegiatan Sembako Murah di seluruh kota administrasi DKI Jakarta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, tekanan inflasi bulanan untuk komponen bahan makanan didorong oleh kenaikan harga komoditas pangan seperti beras. Bahkan, penyumbang utama inflasi tahun ke tahun DKI Jakarta pada bulan Desember
2023 tercatat beras menempati peringkat pertama sebesar 0,274 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, BPS mencatat, tren inflasi komponen bahan makanan menjelang akhir tahun mengalami kenaikan dari 1,39% pada November 2023 menjadi 1,79% pada Desember 2023.
Kenaikan inflasi ini membuat daya beli masyarakat menurun. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta perlu hadir untuk meminimalkan dampak kenaikan harga inflasi, khususnya komoditas pangan dengan cara melaksanakan kegiatan Sembako Murah.

Baca Juga:  Kolaborasi Sweety dan Indomaret Optimalkan Tumbuh Kembang Balita

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati mengatakan, beras menjadi komoditas utama yang dijual dalam kegiatan Sembako Murah, baik dalam bentuk paket maupun eceran. Sri Haryati juga menambahkan, selain untuk pengendalian inflasi, Sembako Murah juga merupakan wujud kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bahan pangan pokok dengan harga yang murah.

“Melalui sinergi dengan para stakeholder, masyarakat dapat membeli pangan dengan harga murah. Satu paket sembako yang di pasar seharga Rp 130.000, masyarakat cukup membayar Rp 100.000. Adapun selisihnya dipenuhi dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) para stakeholder. Jadi masyarakat tetap membeli sembako tersebut, bukan dalam bentuk bantuan sosial,” terang Sri Haryati di Jakarta, pada Jumat (9/2).

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Targetkan 156 Ribu Anak Divaksin, Siap Gelar PIN Polio

Sembako Murah yang pertama kali diluncurkan pada 15 Januari 2024 tersebut, kini telah digelar di 59 lokasi dengan total mitra kerja sama sebanyak 34 perusahaan. Mengenai kantong belanja ramah lingkungan yang digunakan untuk paket sembako pada kegiatan tersebut, tidak lain agar memudahkan warga/masyarakat membawa paket sembako, dengan warna kantong yang beragam.

Semua warga/masyarakat bisa membeli paket sembako yang terdiri dari 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 1 kg tepung terigu seharga Rp 100.000. Berbeda dengan Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan kepada warga/masyarakat yang telah terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dengan mekanisme tersendiri, yaitu melalui Pemerintah Pusat berupa 10 kilogram beras dan terdata .(il/jr)

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB