Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masuk dalam 12 daerah di Indonesia yang dinilai memiliki upaya konkret dalam pengendalian inflasi daerah. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir Balaw, pada Senin (27/04/2026) via zoom meeting.

Dalam forum tersebut, pemerintah pusat melalui Sekjen Kemendagri, mencatat bahwa meskipun tekanan inflasi masih terjadi di sejumlah wilayah, berbagai langkah nyata yang dilakukan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif. Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang dinilai aktif, konsisten, dan terukur dalam menjalankan program pengendalian inflasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir Balaw, menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Ia juga mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga stabilitas harga melalui langkah konkret dan respons cepat terhadap dinamika pasar.

“Daerah yang berhasil mengendalikan inflasi adalah yang mampu bergerak cepat, menjaga pasokan, serta memastikan distribusi tetap lancar. Konsistensi dan kolaborasi menjadi kunci utama,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat strategi pengendalian inflasi, mulai dari pemantauan harga secara rutin, intervensi pasar jika diperlukan, hingga penguatan kerja sama antar daerah guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga. Dan tentunya, upaya pengendalian inflasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan adaptif terhadap kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Bupati Tangerang Tekankan 4 Hal Kunci Hadapi Bencana

“Pengendalian inflasi bukan hanya soal menekan angka, tetapi bagaimana memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan ekonomi daerah terus bergerak,” tambahnya.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berperan dalam koordinasi dan pelaporan, tetapi juga turun langsung dalam pelaksanaan kebijakan di lapangan.

“Pemkot Tangerang tidak hanya mengikuti rapat atau menerima arahan, tetapi kami memastikan adanya aksi nyata untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan yaitu melaksanakan operasi pasar murah, melakukan sidak ke pasar dan distributor agar tidak terjadi penahanan barang, menjalin kerja sama dengan daerah penghasil komoditas untuk memperlancar distribusi pasokan, menggerakkan program gerakan menanam untuk memperkuat ketahanan pangan, merealisasikan bantuan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), serta memberikan dukungan transportasi yang bersumber dari APBD guna memperlancar distribusi barang dan menjaga stabilitas harga di pasar (melalui fasilitas bus tayo serta angkutan si benteng).

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga memperkuat sistem pemantauan harga berbasis digital melalui koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), sehingga pergerakan harga kebutuhan pokok dapat dipantau lebih cepat dan respons kebijakan bisa dilakukan secara tepat waktu. Kolaborasi dengan pelaku usaha, distributor, hingga pasar tradisional juga terus ditingkatkan untuk menjaga rantai pasok tetap stabil.

Baca Juga:  BLK Segera Buka Program Pelatihan Artificial Intelligence dan Chatbot Gratis

Upaya tersebut turut diperkuat dengan program edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam konsumsi serta mendorong stabilitas permintaan di pasar.

Berdasarkan data inflasi per maret 2026, Kota Tangerang menunjukkan capaian positif yaitu diangka 3,01%, terendah di Provinsi Banten yang mencapai sebesar 3,55% maupun nasional yang diangka 3,48% (year on year). Sejumlah komoditas seperti sektor transportasi, bahan pangan, dan energi, masih menjadi penyumbang utama inflasi, baik secara bulanan maupun tahunan.

Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah pengendalian inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap stabil.

“Kami akan terus memperkuat koordinasi dan memastikan kebijakan pengendalian inflasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan tentunya, kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan para pelaku usaha yang ikut menjaga keseimbangan harga di pasar lokal,” tambah Wali Kota Sachrudin.

Dengan berbagai langkah tersebut, Kota Tangerang diharapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas harga di tingkat lokal, tetapi juga terus menjadi daerah rujukan dalam pengendalian inflasi di tingkat nasional. (adv)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gencarkan Bentor Pangan Bang Sama, Hadirkan Sembako Murah Langsung ke Permukiman
DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Serah Terima Fasos dan Fasum Modernland
Kota Tangerang Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA XII Banten 2026
Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:05 WIB

Pemkot Tangerang Gencarkan Bentor Pangan Bang Sama, Hadirkan Sembako Murah Langsung ke Permukiman

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:50 WIB

DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Serah Terima Fasos dan Fasum Modernland

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:46 WIB

Kota Tangerang Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA XII Banten 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Berita Terbaru