TANGERANG | TR.CO.ID
Masa yang tergabung Aliansi Jurnalis dan Mahasiswa (AJM) melakukan aksi di gerbang gedung DPRD Kota Tangerang. Para awak media menyampaikan aspirasi menolak revisi Undang – Undang (RUU) penyiaran, Senin (27/5/24).
Perwakilan organisasi kewartawan dan mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait RUU tersebut yang dianggap dapat membungkam kebebasan pers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi tersebut juga dijaga ketat oleh petugas kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang di belakang pintu gerbang masuk gedung DPRD.
Meski begitu, massa aksi tetap berusaha merangsek masuk ke dalam dengan menjebol pintu gerbang yang dibentengi Satpol PP dan berhasil menduduki loby gedung wakil rakyat Kota Tangerang tersebut dan menyegel pintu gedung.
Koordinator aksi massa AJM, Hendrik mengatakan, penyegelan yang dilakukan adalah sebuah simbol penolakan.
“Penyegelan ini bentuk simbolis kita, karena para dewan selain enggak ada di kantor, mereka pun tidak mau menemui para massa aksi,” ujar Hendrik di lokasi aksi.
Ia menambahkan, bahwa massa aksi akan turun ke lapangan untuk kembali menyampaikan aspirasi penolakan RUU Penyiaran.
“Kita akan kembali turun ke lapangan besok [Selasa Mei 2024], untuk kembali menyuarakan aspirasi,” tegas Hendrik.
Dirinya berharap pada aksi susulan dapat bertemu dengan Ketua DPRD Kota Tangerang dan bida menandatangani pakta integritas.
“Semoga besok kita ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kota Tangerang dan bisa menandatangani fakta integritas yang telah kita susun terkait RUU Penyiaran,” tandas Hendrik. (fj/dam)









