Waspada! Kasus Malaria Melejit

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Pemerintah Kabupaten Lebak, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan malaria menyusul tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Peringatan ini seiring meningkatnya kasus malaria pada 2025 yang mencapai 24 kasus, naik signifikan dibanding 2024 yang hanya mencatat 8 kasus.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Balitbangda Lebak, Paryono, mengatakan peningkatan kasus tersebut harus menjadi perhatian serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan ini patut diwaspadai, terutama karena curah hujan cukup tinggi sehingga memicu berkembangnya nyamuk Anopheles,” ujarnya di Rangkasbitung, Rabu (19/11/2025).

Ia menjelaskan wilayah pesisir pantai masih menjadi kawasan rawan penularan malaria akibat banyaknya laguna yang menjadi habitat nyamuk pembawa parasit tersebut. Namun sebagian besar kasus di Lebak tahun ini merupakan kasus impor.

“Dari 24 kasus, banyak yang merupakan kiriman dari luar daerah seperti Papua dan Asahan, Sumatera Utara,” kata Paryono.

Distribusi pasien malaria tersebar di berbagai fasilitas kesehatan.

Sebanyak 10 pasien ditangani di RS Malingping, dua di RS Kartini Rangkasbitung, dua di Puskesmas Pajagan, enam di Puskesmas Binuangeun, satu di RSUD Adjidarmo, dua di Puskesmas Cihara, dan satu di Puskesmas Bayah.

Baca Juga:  UPT Labkesda Ikuti Penilaian Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD

Meski terjadi peningkatan kasus, tidak ada laporan korban meninggal.

“Kasus malaria tahun ini semuanya tertangani dengan baik. Tidak ada pasien yang meninggal karena mereka cepat mendapatkan perawatan medis,” ucap Paryono.

Menurutnya, upaya penanganan malaria di Lebak selama ini sudah berjalan optimal. Bahkan Lebak telah memperoleh sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan pada 2022.

“Kami terus bekerja keras agar status bebas malaria ini tetap terjaga,” ucapnya.

Paryono menambahkan masyarakat harus tetap waspada meski Lebak telah berstatus eliminasi.

“Pencegahan tidak boleh kendor. Warga harus menjaga kebersihan lingkungan dan memeriksa kesehatan jika merasakan gejala,” katanya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Lebak, Firman Rahmatullah, juga menegaskan pentingnya pencegahan.

“Kami mengajak masyarakat melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan menjaga kebersihan lingkungan untuk memutus mata rantai penularan,” ujarnya.

Baca Juga:  H. Idham Pimpin Langsung Razia Pajak Kendaraan Bermotor di Jl.Hasyim Ashari

Ia menjelaskan petugas kesehatan secara rutin melakukan penyemprotan larvasida di laguna pantai guna membunuh jentik nyamuk Anopheles.

Selain itu, mereka juga menebar ikan pemakan jentik di titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Firman menambahkan pembagian kelambu kepada masyarakat di daerah endemis juga terus dilakukan.

“Kelambu sangat efektif untuk menghindari gigitan nyamuk pada malam hari, terutama di wilayah yang dekat dengan laguna,” ucapnya.

Ia mengingatkan curah hujan tinggi sangat berpotensi meningkatkan penularan malaria.

“Jika warga mengalami demam tinggi dan menggigil, jangan tunda. Segera datang ke puskesmas atau rumah sakit,” ujar Firman.

Upaya peningkatan SDM kesehatan juga menjadi perhatian. Menurut Firman, pelatihan teknis bagi petugas laboratorium dan lapangan dilakukan setiap tahun.

“Kami ingin memastikan petugas mampu mendeteksi gejala malaria sejak dini agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” katanya. (jat/dam)

Berita Terkait

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas
Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Bingung Libur Panjang Mau ke Mana? Ini Destinasi Tempat Liburan di Kota Tangerang
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Sosialisasi PP TUNAS dan Sahabat Komdigi di SMPN 25 Tangerang Dorong Anak Aman di Dunia Digital
KIM Kota Tangerang Dibekali Pelatihan AI dan Optimalisasi Website, Siapkan Corong Informasi Produktif dan Efektif
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 14:16 WIB

Buka Liga PSSI Tangerang, Sachrudin Tekankan Pentingnya Disiplin dan Sportivitas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:15 WIB

Alat Berat Dikerahkan Angkut Tumpukan Sampah, Pemkot Tangerang Gerak Cepat Normalisasi Kali Sabi Cibodas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Senin, 25 Mei 2026 - 13:53 WIB

Bingung Libur Panjang Mau ke Mana? Ini Destinasi Tempat Liburan di Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:43 WIB

DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling

Berita Terbaru