PANDEGLANG | TR.CO.ID
Wilayah Kabupaten Pandeglang kembali dilanda bencana banjir yang disebabkan oleh hujan lebat, yang mengakibatkan dampak signifikan bagi masyarakat di Kecamatan Patia. Camat Patia, Supratman, mengkonfirmasi bahwa enam desa di kecamatan tersebut terdampak oleh banjir yang melanda pada Minggu, (4/1/2024).
Desa-desa yang terkena dampak antara lain Sindanghayu, Tajur, Karang Tengah, Bojong Buluh, Idaman, Patia, Patia Peuntas, Patia Blok Sentral, Nyungcung, Pal satu, Pal dua, Sanggoma, Cikiray, Surianeun, Ciawi, Jati Sentul, Eretan, Babakankeusik, Ranca Kirai, Cibeureum, Ciawi, Carenang, Koranji, Kramat, Cimoyan, Baitul Mu’min, Bojong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Supratman menjelaskan bahwa tingginya volume air mencapai ketinggian 10 hingga 40 cm di beberapa lokasi, sementara akses jalan di Kampung Ranca Kirai dan Desa Cibeureum terputus oleh banjir.
“Sebanyak 1200 jiwa dilaporkan terdampak, dengan pemukiman yang terendam air mulai dari 30 cm hingga satu setengah meter,” katanya.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun akses terputus menyebabkan kesulitan mendapatkan pasokan makanan bagi warga terdampak. Camat Patia meminta warga tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan meningkatnya luapan air sungai kali Cimoyan.
Selain merusak rumah-rumah warga dan membuat jembatan desa menjadi labil, lanjut Supartman, banjir ini juga meninggalkan lumpur di pemukiman warga.
Dirinya juga telah mengajukan permohonan kepada pemerintah kabupaten Pandeglang untuk segera merespons bencana ini dengan memberikan bantuan dan langkah-langkah tanggap darurat.
“Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi darurat ini, memastikan pasokan makanan dan bantuan lainnya dapat segera diantarkan kepada warga yang membutuhkan. Warga Kecamatan Patia berharap agar bantuan dapat tiba dengan cepat, membantu mereka pulih dari dampak bencana ini dan menjaga ketahanan hidup mereka,” pungkasnya.
Penulis : ian
Editor : ris









