Ada 7 Tradisi Perayaan Isra Miraj di Indonesia

Kamis, 8 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RMN | TR.CO.ID

Peringatan Isra Miraj di Indonesia dipenuhi dengan beragam tradisi yang unik dan khas di setiap daerah. Berikut adalah beberapa tradisi unik peringatan Isra Miraj di Indonesia:

  1. Nyadran

Tradisi Nyadran biasanya dilakukan oleh umat Islam di Jawa Tengah. Nyadran merupakan upacara doa kepada leluhur yang dilakukan dengan membersihkan makam leluhur, dilanjutkan dengan doa bersama dan kegiatan pengajian di masjid, serta diakhiri dengan karnaval. Tradisi ini juga mencerminkan akulturasi antara budaya Jawa dan Islam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Rajaban Tradisi Rajaban dilakukan oleh masyarakat Cirebon, Jawa Barat. Masyarakat akan berziarah ke makam Pangeran Kejaksan dan Pangeran Panjunan, serta menggelar pengajian dan membagikan nasi bogana kepada masyarakat umum.
  2. Nganggung Di Bangka Belitung, masyarakat merayakan Isra Miraj dengan tradisi Nganggung, yaitu membawa makanan dari rumah masing-masing menuju tempat pertemuan besar, seperti masjid atau balai desa, untuk dimakan bersama.
  3. Khatam Kitab Arjo Tradisi ini dilakukan di Desa Wonoboyo, Temanggung, Jawa Tengah, dengan membaca Kitab Arjo hingga khatam sebagai bagian dari perayaan Isra Miraj.
  4. Ambengan Masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur merayakan Isra Miraj dengan tradisi Ambengan, yaitu makan bersama untuk menyambut hari-hari besar Islam. Tradisi ini dilakukan dengan membawa makanan ke masjid atau mushala dan berkumpul usai shalat Maghrib.
  5. Ngurisan Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tradisi Ngurisan dilakukan dengan memotong rambut bayi yang baru lahir atau berusia di bawah enam bulan sebagai ungkapan syukur dan harapan akan keberkahan dalam hidupnya.
  6. Hajad Dalem Yasa Peksi Burak Kraton Yogyakarta menggelar tradisi Hajad Dalem Yasa Peksi Burak, yang melibatkan pembuatan dua burak dari kulit jeruk bali dan gunungan buah yang kemudian dibagikan kepada jemaah masjid sebagai bagian dari peringatan Isra Miraj.
Baca Juga:  Arist Merdeka Sirait Bakal Dimakamkan di Porsea Sumatera Utara

Setiap tradisi tersebut menunjukkan kekayaan budaya dan keagamaan Indonesia dalam merayakan peristiwa penting dalam agama Islam seperti Isra Miraj.(il/RMN)

Berita Terkait

Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai
PSEL Serang Raya Dibangun di TPSA Cilowong
Megawati Hangestri Pertiwi Mundur Dari Timnas Voli Indonesia
Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa
Mimpi Warga Banten Terwujud, Layanan Haji Lebih Dekat
Dari Gang di Kunciran Jaya ke Pasar Global, Ratu Eceng Bawa UMKM Tangerang Tembus Amerika
Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat. Lebih dari Emansipasi, Ini Sisi Spiritual Perjuangan Kartini
Semangat Kartini Menggema di Apel Senin
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

PSEL Serang Raya Dibangun di TPSA Cilowong

Senin, 4 Mei 2026 - 12:18 WIB

Megawati Hangestri Pertiwi Mundur Dari Timnas Voli Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 19:24 WIB

Mengenal Bahaya Campak pada Anak dan Dewasa

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Mimpi Warga Banten Terwujud, Layanan Haji Lebih Dekat

Berita Terbaru