Meskipun Terbatas, Gaza Mulai Tahun Ajaran Baru di Gedung yang Masih Kokoh

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Jalur Gaza akhirnya memulai kembali tahun ajaran baru pada Minggu (23/2/2025) setelah lebih dari setahun mengalami kehancuran akibat serangan Israel. Proses pembelajaran berlangsung di gedung-gedung sekolah yang masih berdiri, telah direnovasi, atau di pusat pendidikan alternatif yang didirikan untuk menampung siswa yang kehilangan fasilitas belajar.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pendidikan Palestina menegaskan bahwa tahun ajaran kali ini dimulai dengan penuh tantangan. “Tahun ajaran baru dimulai di Gaza di tengah kerusakan besar, kekurangan sumber daya, serta keterbatasan yang sangat parah,” ujar perwakilan kementerian, dikutip dari Anadolu Agency.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian juga berupaya memberikan kursus daring bagi siswa yang tidak dapat menghadiri sekolah secara langsung, guna memastikan hak mereka untuk tetap mendapatkan pendidikan. Selain itu, mereka mendesak organisasi hak asasi manusia untuk menekan Israel agar mengizinkan masuknya perlengkapan pendidikan yang dibutuhkan bagi para siswa Gaza.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Resmikan Halte Bus Sekolah Gratis

Seiring dimulainya kembali aktivitas pendidikan, tantangan besar masih membayangi siswa dan tenaga pengajar di Gaza. Ribuan anak kehilangan nyawa dalam serangan, sementara banyak lainnya mengalami cedera yang menghambat mereka untuk kembali belajar. Data awal menunjukkan lebih dari 15.000 anak sekolah terbunuh, 50.000 lainnya terluka, serta 800 tenaga pendidik menjadi korban dalam konflik yang berlangsung.

Serangan tersebut juga menyebabkan kehancuran besar pada infrastruktur pendidikan. Diperkirakan 95% gedung sekolah rusak, dengan 85% di antaranya tidak bisa lagi digunakan. Bahkan, lebih dari 140 institusi akademik hancur total akibat bombardir yang terjadi.

Sebelumnya, banyak sekolah di Gaza beralih fungsi menjadi tempat pengungsian bagi warga yang kehilangan rumah. Namun, dengan adanya penangguhan serangan, Kementerian Pendidikan Palestina kini meminta agar ruang kelas dapat kembali digunakan sebagai tempat belajar bagi siswa.

Meskipun telah terjadi gencatan senjata sejak 19 Januari 2025, laporan dari otoritas lokal menyebutkan bahwa pelanggaran masih sering terjadi oleh tentara Israel. Situasi ini tetap menjadi ancaman bagi kelangsungan pendidikan di Gaza.

Baca Juga:  Global Institute Kukuhkan Eksistensi, Bronze Winner LLDIKTI IV, Prestasi Mahasiswa dan Dosen Melesat

Kementerian Pendidikan Palestina berjanji akan terus berupaya memastikan hak pendidikan bagi seluruh anak di Gaza. “Terlepas dari segala keterbatasan yang ada, kami akan tetap berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan bagi para siswa,” ujar perwakilan kementerian dalam pernyataan yang dikutip Emirates News Agency-WAM.

Sementara itu, Israel kini tengah menghadapi tuntutan di Mahkamah Internasional atas dugaan genosida yang dilakukan di Jalur Gaza. Mahkamah Pidana Internasional juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di wilayah tersebut.

Meski penuh tantangan, semangat belajar anak-anak Gaza tetap berkobar. Mereka berupaya bangkit dari kehancuran dan membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan. (net)

Berita Terkait

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa
Kylian Mbappe Lagi, Gagal Raih Liga Champions
Jelang TKA 20 April, SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan Teknis dan Akademik
Andoni Iraola Mulai Didekati Manchester United
Pra-SPMB SD di Kota Tangerang Dibuka hingga 8 Juli 2026
Untirta Jatuhkan Sanksi DO Mahasiswa Kasus Perekaman Dosen
Michael Carrick, Pantang Panik Meski MU Kalah
Berikut Dokumen Wajib dan Tahapan Pelaksanaan Pra SPMB SMP Kota Tangerang 2026
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:03 WIB

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa

Jumat, 17 April 2026 - 14:41 WIB

Kylian Mbappe Lagi, Gagal Raih Liga Champions

Jumat, 17 April 2026 - 14:37 WIB

Jelang TKA 20 April, SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan Teknis dan Akademik

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Andoni Iraola Mulai Didekati Manchester United

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Pra-SPMB SD di Kota Tangerang Dibuka hingga 8 Juli 2026

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB

Daerah

Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:20 WIB

Nasional

AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:17 WIB