Forum TJSL Disebut Tak Punya Harga Diri

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Praktisi Hukum dan Aktivis Tangerang Raya, Akhwil, mengatakan, diduga kurangnya sosialisasi dan insentif dari pemerintah membuat Keberadaan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badan Usaha Kota Tangerang seolah tidak mempunyai harga diri.

Pasalnya, beber Akhwil, dari ribuan perusahaan yang aktif beroperasi dikota Tangerang hanya sekitar 19 perusahaan yang aktif sebagai peserta dari forum yang dirancang untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pelaksanaan program TJSL.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini akibat Lemahnya mekanisme monitoring dan evaluasi, sehingga perusahaan tidak merasa terikat ataupun terdorong untuk ikut berpartisipasi,” ungkapnya kepada wartawan Minggu, (4/5/25).

Hal itu, Kata Akhwil, diperparah dengan lemahnya kelembagaan dan ketidak profesionalnya forum CSR dalam menjalankan tanggungjawab dan tujuan dibentuknya forum tersebut.

“Tidak memiliki kantor permanen, yang menghambat kerja koordinasi, SDM yang terbatas, dan tidak berbasis profesionalisme atau kompetensi teknis,” cetus Akhwil.

Akhwil menilai, Forum CSR hanya menjadi wadah seremonial, bukan lembaga penggerak pembangunan yang berakibat Program CSR berjalan sporadis dan reaktif, tidak menyentuh kebutuhan strategis daerah.

Baca Juga:  "Ngabuburead" untuk Tingkatkan Literasi Selama Ramadan

“Forum CSR hanya menjadi wadah seremonial, bukan lembaga penggerak pembangunan,” ungkap Akhwil.

Ia beranggapan saat ini  terrjadi kecenderungan “pendelegasian tupoksi” dinas kepada CSR, misalnya kegiatan fisik, bantuan sosial, atau pembangunan infrastruktur yang tidak terdanai APBD.

“Hal itu melenceng dari esensi TJSL yang seharusnya bersifat komplementer, bukan substitusi atas tanggung jawab pemerintah,” ungkapnya.

Dengan kondisi demikian, ia berharap Forum CSR wajib untuk merekonstruksi forum tersebut dengan membentuk badan adhoc atau semi permanen setingkat UPT dengan kepemimpinan profesional dan perwakilan sektor usaha, akademisi, dan pemerintah.

“Alokasikan dukungan APBD untuk kegiatan koordinatif dan fasilitasi program,” tutur Akhwil.

Yang tidak kalah pentingnya, Akhwil menambahkan, forum yang sat ini disebut sebut mati suri tersebut sudah sepatutnya menyusun rencana induk dengan melakukan pemetaan kebutuhan pembangunan daerah secara spasial dan sektoral.

“Sinkronkan program CSR dengan RPJMD dan Renstra Dinas, Buat prioritas wilayah dan tematik pendidikan, lingkungan, UKM, kesehatan, dan sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Perkuat Pengelolaan Arsip Statis Lewat SIKN dan JIKN

Dari sisi regulasi, Akhwil beranggapan pemerintah kota Tangerang juga harus melakukan penguatan peraturan walikota dengan memasukan beberapa aturan yang secara jelas menyebut mewajibkan perusahaan menyusun dan melaporkan rencana CSR tahunan.

“Standar pelaksanaan program seperti target, evaluasi dan indikator dampak, Mekanisme audit dan pelaporan terbuka,” jelasnya.

Akhwil menambahkan, sistem insentif dan evaluasi dibutuhkan agar Forum CSR dapat kembali menjadi jembatan antara kepentingan publik dan kontribusi sektor swasta dapat berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan.

“Bentuk Tim Monitoring CSR lintas OPD dan masyarakat, Berikan penghargaan tahunan dan publikasi untuk pelaku CSR terbaik dan sediakan dashboard publik CSR kota Tangerang,” imbuhnya.

Pemkot Tangerang, melalui kepemimpinan Walikota yang visioner, sambung Akhwil, harus melakukan restrukturisasi kelembagaan dan revitalisasi regulasi CSR agar mampu menjadi pengungkit pembangunan berkelanjutan yang sejati.

“Tanpa tata kelola yang baik dan penegakan aturan yang kuat, CSR hanya akan menjadi simbol tanpa substansi,” pungkasnya. (cng/hel)

Berita Terkait

Samsat Ciledug Gencarkan Penertiban Pajak Kendaraan, Ratusan Kendaraan Terjaring
Cari Pekerjaan Lebih Mudah, Berikut Info Loker Terbaru di Kota Tangerang Pekan Ini
Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD
Wali Kota Tangerang Apresiasi Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:26 WIB

Samsat Ciledug Gencarkan Penertiban Pajak Kendaraan, Ratusan Kendaraan Terjaring

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:02 WIB

Cari Pekerjaan Lebih Mudah, Berikut Info Loker Terbaru di Kota Tangerang Pekan Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:23 WIB

Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB