Kasus DBD di Lebak Tercatat 1.030 Kasus

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Lebak sepanjang tahun 2025 masih terbilang tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, tercatat sebanyak 1.030 kasus DBD terjadi pada periode Januari hingga November 2025.

Dari jumlah tersebut, dua orang pasien dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD hampir merata terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Lebak, Rohmat, mengatakan data tersebut merupakan hasil laporan rutin dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Lebak.

“Data kasus DBD ini kami peroleh dari laporan rutin setiap puskesmas di wilayah Kabupaten Lebak,” kata Rohmat, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan, sebaran kasus DBD paling banyak terjadi di wilayah kerja Puskesmas Rangkasbitung dengan jumlah 125 kasus. Disusul Puskesmas Malingping sebanyak 99 kasus, Puskesmas Maja 60 kasus, dan Puskesmas Kalanganyar 56 kasus.

Baca Juga:  Madu Cingagoler Asal Lebak Ikuti Event Madu se Dunia

“Secara keseluruhan, penderita DBD tersebar di 43 puskesmas yang ada di Kabupaten Lebak. Hanya satu puskesmas yang tidak mencatat kasus DBD, yakni Puskesmas Cirinten,” ujarnya.

Rohmat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

“Curah hujan yang tinggi bisa memicu munculnya banyak genangan air. Ini menjadi tempat favorit nyamuk DBD untuk berkembang biak, sehingga masyarakat harus lebih waspada,” jelasnya.

Ia meminta masyarakat mengaktifkan kembali kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M, yakni menguras, menutup, serta mengubur atau menimbun barang-barang bekas yang berpotensi menampung air. Selain itu, masyarakat juga diimbau menggunakan Abate pada bak mandi dan tempat penampungan air lainnya.

Baca Juga:  Lewat Majelis Taklim, Maryono Ajak Masyarakat Tebar Nilai Kebaikan dan Perkuat Kepedulian Sosial

“Langkah-langkah sederhana ini sangat efektif untuk memutus siklus hidup nyamuk penyebab DBD,” kata Rohmat.

Selain PSN, masyarakat juga diminta mengoptimalkan kegiatan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan serta membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rangkasbitung, Yayang Citra Gumilar, menyatakan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan penyakit akibat gigitan nyamuk di musim hujan.

“Kami rutin melakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan meningkatnya curah hujan, upaya pencegahan harus dilakukan bersama-sama supaya kasus DBD tidak terus bertambah,” ujarnya. (eem/dam)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras
Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC
Dinkes Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Penyebaran Hanta Virus
Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, RSUD Benda Resmi Layani Pasien JKN-KIS
Perluas Layanan Masyarakat Rentan, Sachrudin Resmikan BPJS Kesehatan di RSUD Benda
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:43 WIB

Pelayanan kepada Masyarakat kota Tangerang, Ambulance Gratis Dinkes Evakuasi Pasien Kritis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:41 WIB

CISADANE Resmi Diluncurkan, Layanan Pendidikan Inklusif Kota Tangerang Makin Terintegras

Senin, 25 Mei 2026 - 14:03 WIB

Dinkes Banten Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Eliminasi TBC

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Bertekad Bawa Inggris Jadi Juara

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:57 WIB