SMPN 1 Sukadiri Edukasi Pelajar soal Dampak Negatif Penggunaan Handphone Berlebihan

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

SMPN 1 Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, menggelar sosialisasi bahaya penggunaan handphone secara berlebihan bagi pelajar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif gawai yang tidak terkontrol, baik terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, maupun perilaku sosial.

Sosialisasi diikuti seluruh siswa dan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan melibatkan para guru. Materi yang disampaikan meliputi berbagai risiko penggunaan handphone secara berlebihan, seperti menurunnya fokus belajar, gangguan kesehatan mata, berkurangnya interaksi sosial, hingga potensi kecanduan gawai yang berdampak pada prestasi akademik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMPN 1 Sukadiri, Rizki Amalia, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang disiplin dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.

Baca Juga:  Perampok dan Pembunuh Sopir Taksi Online di PIK 2 Terancam Hukuman Mati

“Handphone memiliki banyak manfaat jika digunakan secara tepat. Namun, jika tidak dikendalikan, justru bisa menjadi penghambat konsentrasi belajar dan perkembangan siswa,” ujar Rizki, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan, di era digital saat ini hampir seluruh pelajar telah akrab dengan handphone, sehingga diperlukan pemahaman dan pengawasan agar penggunaannya tetap dalam batas wajar.

“Kami tidak melarang siswa mengenal teknologi. Yang kami tekankan adalah pengendalian diri. Siswa harus tahu kapan waktunya belajar, beristirahat, dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Rizki berharap sosialisasi ini mampu mendorong siswa menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan handphone, serta menyadari dampak jangka panjang dari penggunaan gawai yang berlebihan.

Baca Juga:  Penguatan Implementasi Gerakan Transisi PAUD ke SD, yang Menyenangkan bagi Pemangku Kepentingan

“Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa penggunaan handphone yang tidak terkontrol dapat berdampak pada kesehatan dan pembentukan karakter siswa,” katanya.

Selain itu, pihak sekolah juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi penggunaan handphone anak di rumah. Dengan pengawasan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, diharapkan siswa dapat memanfaatkan teknologi secara lebih cerdas, sehat, dan bertanggung jawab.

“Peran orang tua sangat penting agar anak-anak dapat menggunakan handphone sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan,” pungkas Rizki. (Hab)

Berita Terkait

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi
Bersama Gubernur Tinjau SPMB, Maryono Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Ribuan Pelajar Ramaikan O2SN dan FLS3N 2026, Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan Digital
DPAD Kota Tangerang Sambut Anak-Anak Disabilitas Lewat Program Durian dan Storytelling
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18 WIB

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:47 WIB

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi

Berita Terbaru