Pemkab Tangerang Perkuat Monitoring Revitalisasi GSI 2026

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Pemkab menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Pemkab Kabupaten Tangerang, Kamis (5/2/2026).

Rapat lintas sektoral ini bertujuan memperkuat koordinasi serta memperketat monitoring pelaksanaan GSI guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan tertulis Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang dibacakan oleh Asisten Daerah I Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, ditegaskan bahwa GSI merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah. Pada tahun 2026, fokus utama GSI adalah mendukung percepatan penurunan dan penghapusan angka stunting.

Baca Juga:  Buka Seminar Hukum Nasional, Bupati Tangerang Apresiasi Peran UNDHI dalam Literasi Hukum

“Intervensi GSI tidak hanya terpaku pada aspek kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup penguatan peran keluarga, partisipasi masyarakat, hingga pemberdayaan perempuan melalui Pengarusutamaan Gender (PUG),” ujar Prima menyampaikan pesan Bupati.

Prima menambahkan bahwa kunci keberhasilan program tahun ini terletak pada fungsi monitoring yang lebih ketat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, setiap kendala di lapangan dapat segera terdeteksi dan dicarikan solusinya.

“Kita ingin memastikan seluruh kegiatan GSI terpantau secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata, bukan sekadar seremonial. Saya berharap ada kesamaan pemahaman dan sinergi kuat antar perangkat daerah,” tegasnya.

Baca Juga:  DPPPA Berupaya Tekan Angka Kasus KDRT, Bullying dan Pelecehan Seksual

Senada dengan hal tersebut, Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan mendukung percepatan penurunan dan penghapusan stunting melalui penguatan pelaksanaan GSI.

Program GSI nantinya tidak hanya menitikberatkan pada layanan kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan perempuan dan penguatan peran keluarga.

“Rapat Pokja Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu bertujuan untuk mendukung percepatan penurunan dan penghapusan stunting sebagai prioritas pembangunan nasional dan daerah, melalui penguatan pelaksanaan Gerakan Sayang Ibu,” ujar Asep Suherman.

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Konsumen Cerdas, Dorong Masyarakat Lebih Bijak Bertransaksi di Era Digital
Perbaikan Jalan di Perlintasan Stasiun Poris Dikebut, Pemkot Tangerang Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas
KWT Good Farm dan CSR Indah Kiat Tuangkan 50 Botol Ekoenzim ke Sungai RW 11 Pakujaya
Pemerintah Provinsi Banten Tegaskan , Mulai 1 Mai 2026 Bayar Pajak kendaraan Tak perlu KTP Pemilik Pertama
UPTD PPD Samsat Ciledug Siap Jalani Intruksi Bapenda Provinsi
Pengusaha Kota Tangerang Murka, Lelang Dispora Rp2,8 Miliar Minta Dibatalkan
Lewat Bimtek ASWAKADA, Maryono Tegaskan Eksekusi Jadi Kunci
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Konsumen Cerdas, Dorong Masyarakat Lebih Bijak Bertransaksi di Era Digital

Kamis, 30 April 2026 - 14:43 WIB

Perbaikan Jalan di Perlintasan Stasiun Poris Dikebut, Pemkot Tangerang Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

Kamis, 30 April 2026 - 14:34 WIB

KWT Good Farm dan CSR Indah Kiat Tuangkan 50 Botol Ekoenzim ke Sungai RW 11 Pakujaya

Kamis, 30 April 2026 - 11:56 WIB

Pemerintah Provinsi Banten Tegaskan , Mulai 1 Mai 2026 Bayar Pajak kendaraan Tak perlu KTP Pemilik Pertama

Selasa, 28 April 2026 - 20:06 WIB

Pengusaha Kota Tangerang Murka, Lelang Dispora Rp2,8 Miliar Minta Dibatalkan

Berita Terbaru