Dinas Kesehatan Kota Tangerang Perkuat Layanan Berhenti Merokok di 39 Puskesmas

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan penguatan Upaya Berhenti Merokok (UBM) bagi Penanggung Jawab (PJ) Program Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dari 39 puskesmas se-Kota Tangerang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menekan prevalensi perokok serta memperkuat implementasi KTR di berbagai tatanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni perwakilan dari Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan RI yang memaparkan kebijakan pengendalian tembakau nasional, serta dokter spesialis paru yang mengupas tuntas fakta medis mengenai risiko rokok konvensional maupun rokok elektrik.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Yumelda Ismawir menerangkan, penetapan Kawasan Tanpa Rokok tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan layanan berhenti merokok yang mumpuni.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Gencarkan Ramp Check Jelang Libur Nataru 2025

Rokok masih menjadi faktor risiko utama berbagai Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung, stroke, kanker paru dan PPOK.

“KTR tidak akan efektif tanpa dukungan layanan UBM. Penanggung Jawab Program KTR di tiap puskesmas harus mampu menjadi konselor awal yang edukatif serta mampu merujuk masyarakat yang ingin berhenti merokok ke layanan yang tepat,” jelasnya, Rabu (22/4).

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam pertemuan ini adalah meningkatnya tren penggunaan rokok elektrik (vape) di kalangan remaja dan dewasa muda.

Dokter spesialis paru yakni dr. Desilia atikawati, Sp.P FAPSR yang hadir meluruskan miskonsepsi di masyarakat yang menganggap rokok elektrik sebagai alternatif yang lebih aman.

Baca Juga:  Menebar Kepedulian, Menguatkan KebersamaanKoran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

“Dipaparkan secara medis bahwa rokok elektrik memiliki kandungan berbahaya yang berdampak buruk pada paru-paru dan jantung, serta memiliki potensi bahaya yang tinggi. Rokok elektrik bukanlah alat bantu berhenti merokok yang aman,” tambahnya.

Selain itu, para penanggung jawab program diinstruksikan untuk memperkuat penegakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), memberikan pendampingan konseling bagi warga, serta disiplin dalam melaporkan data layanan guna memantau progres penanganan dampak rokok di Kota Tangerang secara akurat.

Dengan komitmen bersama ini, diharapkan masyarakat Kota Tangerang mendapatkan akses yang lebih mudah untuk memulai pola hidup sehat tanpa asap rokok, demi menurunkan angka kesakitan akibat penyakit tidak menular. (Mas/wil)

Berita Terkait

Kreativitas Berbuah Hadiah, Ini Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Jalur Akses Industri Diperbaiki, Pemkot Tangerang Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung
Diusulkan Jadi Pilot Project MBG-BPOM, Maryono: Pemkot Siap Dukung Program Pusat
Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Kecamatan Neglasari 2026 Sukses Digelar
Pangkas Antrean Fisik, Disdukcapil Kota Tangerang Ajak Warga Optimalkan Layanan Online Sobat Dukcapil
Dukcapil Kota Tangerang Jemput Bola Perekaman KTP-el dan IKD ke Pelajar SMAN 6
UPTD PPA Hadirkan Layanan Konseling hingga Pendampingan Hukum
Perumda Tirta Benteng Buka Layanan Penggantian Meter Air Gratis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:11 WIB

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Perkuat Layanan Berhenti Merokok di 39 Puskesmas

Rabu, 22 April 2026 - 19:08 WIB

Kreativitas Berbuah Hadiah, Ini Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Rabu, 22 April 2026 - 19:06 WIB

Jalur Akses Industri Diperbaiki, Pemkot Tangerang Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung

Selasa, 21 April 2026 - 18:34 WIB

Diusulkan Jadi Pilot Project MBG-BPOM, Maryono: Pemkot Siap Dukung Program Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Kecamatan Neglasari 2026 Sukses Digelar

Berita Terbaru