PANDEGLANG | TR.CO.ID
Masyarakat Desa Penyangga Sekitar Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) tepatnya Desa Ujung Jaya yang diwakili oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Platinum didampingi pendamping dari Balai Besar Taman Nasional ujung Kulon (BTNUK) melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan penanaman mangrove berjenis Rhizophora di sekitar muara Kampung Cikawung
Arkim Ketua KTH Platinum mengatakan, penanaman mangrove bertujuan untuk melindungi pesisir pantai dari abrasi air laut dan mengembalikan habitat hutan mangrove yang ada di Desa Ujung Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“KTH berharap bahwa kegiatan pelestarian tidak dilakukan hanya sebatas awal fase penanaman semata, tetapi dilanjutkan dengan perawatan demi hasil yang maksimal serta mengajak semua elemen dapat terus melestarikan budaya cinta lingkungan dan peduli terhadap perubahan iklim saat ini,” katanya, Senin (27/11/23).
Ia menambahkan, pelaksanaan penanaman mangrove yang sedang berlangsung telah tertanam ± 1050 bibit dan diperkirakan butuh lebih dari 10.000 bibit Mangrove untuk ditanam disekitar Muara Cikawung di Desa Ujung Jaya tersebut.
Dimana sebelumnya, sambung Arkim, pihaknya sudah melakukan penanaman ribuan mangrove ditanam dimuara itu.
“Kita juga berharap bahwa para pemuda dan masyarakat dapat ikut berperan langsung dan tidak langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan untuk mengantisipasi perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi,” tukas Arkim.
Penulis : ian
Editor : dam









