LEBAK | TR.CO.ID
Dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan yang biasanya terjadi selama libur Natal dan tahun baru, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak telah mengeluarkan imbauan kepada para pelaku usaha di objek wisata, terutama di pantai, untuk menampilkan daftar harga produk secara transparan.
Effendy, Kabid Pemasaran Disbudpar Lebak, menjelaskan pentingnya transparansi harga bagi para wisatawan. Dengan adanya daftar harga yang terpampang jelas, para pengunjung akan memiliki gambaran mengenai biaya produk yang akan mereka beli. Hal ini diharapkan dapat menghindari kekecewaan dan memberikan kenyamanan kepada wisatawan.
“Kami mengimbau agar pemilik usaha, seperti rumah makan, pusat oleh-oleh, dan cenderamata, memasang daftar harga dengan transparan. Misalnya, makanan harus dicantumkan harga masing-masing menu, sehingga pengunjung tidak merasa terjebak harga yang tidak sesuai ekspektasi,” jelasnya, Selasa (19/12/2023).
Tak hanya soal harga, Disbudpar Lebak juga menekankan pada keselamatan pengunjung, terutama di objek wisata air seperti pantai dan waterboom.
Effendy menekankan perlunya kehadiran Balawista di lokasi tersebut guna mengantisipasi dan mengatasi kejadian yang tidak diinginkan.
Lebih lanjut, dirinya juga menyoroti pentingnya penerapan protokol kesehatan dan kebersihan di area wisata. Ia meminta pelaku usaha dan wisatawan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku serta memperhatikan kebersihan. Ia juga menegaskan perlunya pengunjung untuk mengikuti imbauan petugas demi kenyamanan bersama.
Diharapkan imbauan ini dapat diikuti oleh para pelaku usaha wisata di Kabupaten Lebak, sehingga liburan Natal dan tahun baru dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengunjung.
Penulis : jat/ka6
Editor : ris









