JAKARTA | TR.CO.ID
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani secara resmi membuka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 dalam rapat paripurna ke-11. Dalam pidato yang disampaikannya, Puan menggarisbawahi pentingnya peran rakyat dalam menjalankan kedaulatan melalui proses demokrasi, khususnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Puan menyatakan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 merupakan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yang menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Ia menekankan bahwa pemilu bukan sekadar perebutan kekuasaan konstitusional bagi partai politik, melainkan hak rakyat untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, lebih mudah, dan sejahtera.
“Pemilu bukanlah hanya perebutan kekuasaan negara secara konstitusional bagi partai politik, akan tetapi adalah hak rakyat untuk dapat hidup lebih baik, lebih mudah, dan sejahtera,” ujar Puan dengan tegas, Rabu (17/1/2024).
Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa pemilu juga merupakan kesempatan bagi calon anggota legislatif (caleg) untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat.
“Pemilu adalah jalan untuk menciptakan kehidupan yang lebih nyaman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” katanya.
Puan menyoroti pentingnya menjaga integritas pemilu dengan memastikan hak rakyat untuk memilih dilaksanakan secara bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia menegaskan bahwa hak pilih rakyat tidak boleh dihalangi, ditekan, atau dimanipulasi.
Sebagai Ketua DPR, Puan juga mengingatkan semua lembaga negara untuk berkomitmen dalam menjalankan Pemilu 2024 secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Ia menegaskan komitmen tinggi DPR RI dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan adil, menciptakan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara demokratis.
Dengan pidato ini, Puan Maharani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk ikut berperan aktif dalam proses pemilu, menjaga integritas demokrasi, dan memastikan bahwa suara mereka didengar dengan sepenuhnya dalam menentukan arah masa depan bangsa.
Penulis : rpb
Editor : ris









