Akses Jalan Terputus Menuju Pasir Putih, Bulak Barat Terendam

Kamis, 2 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Lima bulan sudah banjir melanda wilayah Bulak Barat, Cipayung Depok. Banjir menyebabkan akses yang menghubungkan Kampung Bulak Barat Cipayung dan Pasir Putih Sawangan terputus.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri menyampaikan permohonan maaf karena banjir mengganggu aktivitas warga. Meski begitu, pihak akan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi banjir di Jembatan Kali Pesanggrahan yang menghubungkan antara Kecamatan Cipayung dan Pasir Putih itu.


“Pertama kami mohon maaf dengan masyarakat yang terganggu dengan kondisi ini. Langkah awal yang kami ambil yaitu melakukan penyelesaian sementara dengan mengeruk sampah dan memperlebar kali yang mengecil akibat longsoran sampah,” ucap Supian, dalam keterangan resmi, pada laman resmi Pemkot Depok, Rabu (1/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Ia menyampaikan akan menambah alat berat untuk mengoptimalkan pengerukan sampah. Kemudian, lanjut dia, penanganan permanen sedang dilakukan kajian oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Baca Juga:  Ragam Budaya Indonesia Meriahkan Festival Budaya Kota Tangerang


“Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) juga harus meninggikan akses jalan, sehingga ketika air meluap akses tersebut tidak terendam lagi dan masih bisa dilewati,” katanya.


“Kemudian, nantinya Kali Pesanggrahan akan kita hidupkan kembali, karena saat ini kondisinya sudah memprihatinkan. Kali ini orotitasnya bukan di Pemkot Depok saja tetapi juga otoritas Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane, kita harus informasi kesana,” tambah Supian.


Sebelumnya, Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Cipayung, Depok, Naserih (46), menduga banjir yang masih merendam jalan alternatif Bulak Barat Cipayung dan Pasir Putih Sawangan tidak kunjung surut sejak 5 bulan lalu karena penyempitan Kali Pasanggrahan akibat tumpukan sampah.


“Penyebab banjir karena ada penyempitan badan Kali Pasanggrahan. Sampah dari pembuangan itu gak bisa padat, terus turun ke badan Kali Pasanggrahan jadi air tidak ada celah air buat ngalir,” ujar Naserih saat ditemui detikcom, Rabu (1/5).

Baca Juga:  Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang


Sampah yang terus turun dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung semakin menumpuk, terutama di area jembatan. Badan Kali Pasanggrahan yang menyempit membuat air meluap ke area pemukiman warga.


Tak hanya bangunan, banjir juga merendam pemakaman warga di sekitar Bulak Barat Cipayung. Kebanyakan merupakan makam keluarga.


Naserih menyebut, warga yang rumahnya terendam banjir sudah mengungsi sejak bulan April lalu. Terhitung sudah 5 bulan banjir memutus permanen akses jalan warga sekitar.”Ngungsinya sudah dari bulan April pas puasa. Jadi saat orang-orang cari baju lebaran, di sini malah ngurusin rumah kebanjiran,” kata Naserih. (jr)

Berita Terkait

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi
Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka
Syafrudin Daftar ke DPC Demokrat
Hotel Swiss-Belinn Airport Jakarta, Siapkan Paket Liburan Sekolah untuk Petualangan Tanpa Batas
Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten
Kapolsek Rangkasbitung Salurkan Sembako ke Warga dari Kapolda Banten
Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Bulan Juli
FKPS Dukung Airin di Pilgub dan Fitron Pilbup Pandeglang
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:52 WIB

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:07 WIB

Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:58 WIB

Syafrudin Daftar ke DPC Demokrat

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:30 WIB

Hotel Swiss-Belinn Airport Jakarta, Siapkan Paket Liburan Sekolah untuk Petualangan Tanpa Batas

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:02 WIB

Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:59 WIB

Kapolsek Rangkasbitung Salurkan Sembako ke Warga dari Kapolda Banten

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:56 WIB

Perda Kawasan Tanpa Rokok Diberlakukan Bulan Juli

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:54 WIB

FKPS Dukung Airin di Pilgub dan Fitron Pilbup Pandeglang

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB

Pendidikan

Ketua Kwarcab Lantik Kwarran Kelapa Dua

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:03 WIB

Pemerintahan

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:00 WIB

Kesehatan

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Jun 2024 - 13:57 WIB