Aktivis Desak KLH Usut Gudang Kimia Diduga Cemari Cisadane

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL | TR.CO.ID

Kebakaran gudang bahan kimia di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diduga menyebabkan pencemaran Kali Jaletreng yang merupakan anak Sungai Cisadane.

Dampak pencemaran tersebut terlihat dari banyaknya ikan yang mengalami kondisi mabuk hingga mati dan mengapung di sepanjang aliran Kali Jaletreng hingga Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan telah melakukan pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik guna memastikan tingkat pencemaran yang terjadi.

“Hasil pengecekan sementara menunjukkan adanya indikasi pencemaran akibat kebakaran gudang kimia di kawasan Taman Tekno. Sampel air diambil di empat titik, yakni lokasi kebakaran, aliran air terdampak, gorong-gorong, dan kawasan The Green,” ungkap Pengawas DLH Tangsel Kecamatan Serpong, Firda Yofiyana, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Chikungunya di Masa Peralihan Musim

Ia menjelaskan, seluruh sampel air tersebut akan diuji di laboratorium DLH Tangsel, dengan hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu sekitar 14 hari kerja.

“Proses uji laboratorium membutuhkan waktu hingga dua pekan,” ujarnya.

DLH Tangsel juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan dari aliran kali yang diduga tercemar karena berpotensi mengandung zat kimia berbahaya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan atau mengonsumsi ikan dari aliran kali tersebut,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus, menyatakan keprihatinan sekaligus kemarahannya atas dugaan pencemaran lingkungan tersebut. Ia mendesak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pemilik gudang kimia.

Baca Juga:  Pemkot Tangsel Lakukan Perbaikan Infrastruktur Jalan Lingkungan

“Jika terbukti, kami meminta Kementerian Lingkungan Hidup segera menindak tegas dan memproses hukum pemilik gudang kimia tersebut. Ini harus menjadi momentum untuk menertibkan pergudangan dan industri kimia yang berada dekat dengan Daerah Aliran Sungai Cisadane,” tegas Ade Yunus.

Ia juga menilai, pengawasan terhadap aktivitas industri kimia di sekitar DAS Cisadane perlu diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita diturunkan pemilik gudang kimia belum memberikan keterangan resmi. (det/dam/hmi)

Berita Terkait

Benyamin Perkuat Layanan Kesehatan Jemput Bola
Kadin Tangsel dan Disnaker Perkuat Kolaborasi, Dorong Peningkatan SDM dan Peluang Kerja
DPRD Banten Gelar Reses di Tangsel, Soroti SPMB Banjir dan Pengelolaan Sampah
Little Yoga & Little Chef Hadirkan Pengalaman Seru dan Edukatif untuk Anak di Hotel Santika Premiere Bintaro
Gubernur Banten Contohkan Gerakan Ayah Ambil Rapor
Pemkot Tangsel Bekali Warga Hadapi Krisis Psikologis
SPMB Tangsel Dikawal Pakta Integritas
Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Paket “School Break Staycation” dengan Beragam Fasilitas Eksklusif dan Diskon Perawatan Kecantikan Premium
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:15 WIB

Benyamin Perkuat Layanan Kesehatan Jemput Bola

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:59 WIB

Kadin Tangsel dan Disnaker Perkuat Kolaborasi, Dorong Peningkatan SDM dan Peluang Kerja

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:04 WIB

DPRD Banten Gelar Reses di Tangsel, Soroti SPMB Banjir dan Pengelolaan Sampah

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:13 WIB

Little Yoga & Little Chef Hadirkan Pengalaman Seru dan Edukatif untuk Anak di Hotel Santika Premiere Bintaro

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Gubernur Banten Contohkan Gerakan Ayah Ambil Rapor

Berita Terbaru