Benyamin Perkuat Layanan Kesehatan Jemput Bola

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat melalui program Ngider Sehat Premium. Program yang diinisiasi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan itu merupakan pengembangan layanan kesehatan jemput bola dengan menghadirkan dokter dalam setiap kunjungan ke rumah warga.

Jika sebelumnya layanan Ngider Sehat dijalankan oleh bidan dan perawat, kini masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan yang lebih komprehensif karena didukung dokter serta armada kesehatan yang dilengkapi berbagai peralatan medis, seperti USG, EKG, dan perangkat penunjang lainnya. Program tersebut resmi diluncurkan pada akhir 2025 sebagai penguatan layanan yang telah berjalan sejak 2021.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pendekatan door to door, Ngider Sehat Premium menyasar kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan, seperti lanjut usia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, pasien penyakit kronis, hingga warga dengan keterbatasan mobilitas.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan pelayanan kesehatan harus mampu menjangkau masyarakat, bukan sebaliknya masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan medis.

Baca Juga:  Pras Minta SKPD Pemprov DKI Mengecek Izin Kafe di Tulodong

“Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti di puskesmas atau rumah sakit saja. Pemerintah harus hadir mendatangi masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Karena itu kami menghadirkan Ngider Sehat Premium agar tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Benyamin, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga memperkuat upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini berbagai penyakit.

“Kami menekankan pelayanan promotif dan preventif. Kalau mengobati berarti orang sudah sakit. Yang kami dorong adalah bagaimana masyarakat tetap sehat melalui pemeriksaan rutin, edukasi, dan deteksi dini. Dengan adanya dokter dalam Ngider Sehat Premium, pemeriksaan menjadi lebih lengkap sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan risiko penyakit,” ujarnya.

Dalam setiap kunjungan, tim kesehatan memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, konsultasi kesehatan, hingga rujukan ke puskesmas atau rumah sakit apabila diperlukan.

Baca Juga:  UMSK 2025 Bakal Direvisi

Kehadiran dokter dalam tim pelayanan memungkinkan masyarakat memperoleh pemeriksaan klinis secara langsung di rumah tanpa harus menunggu jadwal berobat ke fasilitas kesehatan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperkuat layanan kesehatan primer sekaligus mempercepat deteksi dini penyakit tidak menular yang kasusnya terus meningkat. Selain layanan kuratif, Ngider Sehat Premium juga mengedepankan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Benyamin mengatakan, tingginya respons masyarakat menjadi bukti bahwa layanan kesehatan yang mudah diakses sangat dibutuhkan. Karena itu, Pemkot Tangerang Selatan akan terus mengembangkan program tersebut.

“Kami ingin memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal hanya karena usia, kondisi fisik, atau keterbatasan akses. Karena itu, Ngider Sehat Premium akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari pelayanan publik yang cepat, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (ruf/dam)

Berita Terkait

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terbaru