Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Chikungunya di Masa Peralihan Musim

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran penyakit chikungunya, meskipun hingga saat ini belum terjadi peningkatan kasus yang signifikan di wilayah Kota Tangerang.

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan dini, mengingat cuaca yang cenderung tidak menentu serta meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor pembawa virus chikungunya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tak ada peningkatan kasus signifikan. Namun, antisipasi dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama memasuki masa peralihan ke musim kemarau,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni.

Baca Juga:  Libur Nyepi dan Lebaran, Kunjungan Wisata Taman di Kota Tangerang Tembus 47 Ribu Orang

Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui gigitan nyamuk yang juga menyebarkan demam berdarah. “Gejalanya antara lain demam tinggi mendadak, nyeri sendi hebat, ruam kulit dan kelelahan,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk menjalankan program 3M Plus secara rutin, yaitu:

  1. Menguras tempat penampungan air
  2. Menutup rapat tempat-tempat penyimpanan air
  3. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menampung air
    Plus: tindakan pencegahan tambahan seperti menabur larvasida dan menggunakan kelambu atau obat anti-nyamuk.
Baca Juga:  Sachrudin Minta Camat dan Lurah Bergerak Cepat

Kata dr. Dini, petugas puskesmas di seluruh kecamatan juga telah diarahkan untuk aktif memantau kondisi lingkungan dan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyakit berbasis lingkungan ini.

“Kami mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala mencurigakan,” imbau dr. Dini.

Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kota Tangerang tetap bebas dari wabah chikungunya dan penyakit menular lainnya. (wil/dam)

Berita Terkait

Tingkatkan pelestarian Lingkungan, Hendra Gunawan Anggota DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kegiatan Festival Kali Sabi
Perumda TB Gandeng UI, Sachrudin Pastikan Pelayanan Air Bersih Kian Prima
Waspada! Tinggi Badan Lansia Menyusut Bisa Menjadi Tanda Osteoporosis
Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Benyamin Perkuat Layanan Kesehatan Jemput Bola
Terapi Radio Frekuensi, Solusi Minim Invasif Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Pelatihan Wirausaha bagi Ahli Waris, Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga
Beauty, Wellness, and Pain Clinic RS Sari Asih Karawaci. Solusi Hidup Berkualitas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tingkatkan pelestarian Lingkungan, Hendra Gunawan Anggota DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kegiatan Festival Kali Sabi

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:36 WIB

Perumda TB Gandeng UI, Sachrudin Pastikan Pelayanan Air Bersih Kian Prima

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:23 WIB

Waspada! Tinggi Badan Lansia Menyusut Bisa Menjadi Tanda Osteoporosis

Senin, 13 Juli 2026 - 14:50 WIB

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:15 WIB

Benyamin Perkuat Layanan Kesehatan Jemput Bola

Berita Terbaru