Andra Soni Minta Normalisasi Cirarab Dilakukan Menyeluruh

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Gubernur Banten, Andra Soni, meninjau progres normalisasi Sungai Cirarab, Selasa (24/2/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko banjir di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dan Periuk, Kota Tangerang.

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSC2), Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang, dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Banjir yang terjadi sebelumnya diduga akibat pendangkalan alur sungai sehingga mengurangi daya tampung air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sepanjang Sungai Cirarab ini harus dinormalisasi. Kalau tidak, daya tampung airnya sangat terbatas dan saat musim hujan tinggi masyarakat masih berpotensi terdampak banjir,” ujar Andra Soni.

Baca Juga:  Bang Andra Hadir, Jalan Desa Mulus Setelah 20 Tahun

Ia menilai progres normalisasi sudah terlihat di sejumlah titik, namun pekerjaan perlu dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir agar hasilnya optimal. Gubernur juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta peran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyampaikan pihaknya telah menurunkan satu unit alat berat untuk mendukung normalisasi pada segmen kewenangan provinsi sepanjang 700 meter, yang saat ini telah diselesaikan.

Secara keseluruhan, normalisasi Sungai Cirarab direncanakan sepanjang 4,85 kilometer, terdiri atas segmen Pemprov Banten 700 meter, Pemkot Tangerang 550 meter, Pemkab Tangerang 2,4 kilometer, dan BBWSC2 sepanjang 1,2 kilometer.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Dapil 6 Desak KPU Kabupaten Tangerang Berlaku 'Jurdil'

Plt Kepala BBWSC2, Ahmad Viktor, menyatakan pihaknya turut menurunkan alat berat jenis long arm untuk penanganan sepanjang 1,2 kilometer. Meski kewenangan sungai berada di BBWSC2, normalisasi dilakukan secara kolaboratif lintas sektor.

Target normalisasi Sungai Cirarab dijadwalkan rampung pada akhir Maret 2026, menyesuaikan kondisi cuaca yang mulai membaik. Pemerintah berharap langkah ini dapat mengurangi potensi banjir di wilayah Tangerang Raya serta menjadi contoh kolaborasi penanganan sungai di daerah lain. (dam/hmi)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Tegaskan Larangan Mengemis di Jalan, Warga Diminta Patuhi Perda
Perumdam TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Pemkot Tangerang Hibahkan Gedung Parkir Rp20,9 Miliar ke Polres Metro Tangerang Kota
Jelang HKG PKK Nasional, Masturoh Sachrudin Perkuat Sinergi dengan Ketua PKK Banten di Makassar
Kota Tangerang Naik Peringkat, Raih Juara II MTQ XXIII Banten 2026
Perumdam TKR Berikan Pemasangan Sambungan Langganan Gratis Sebagai Bentuk Kepedulian Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Pemkot Tangerang Perluas Akses Kerja Lewat Skema KUR PMI, Maryono: Jangan Terhambat Soal Biaya
PT Indah Kiat PULP & Paper TBK. Tangerang Mill Salurkan Bantuan 35.000 Masker Untuk Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:37 WIB

Pemkot Tangerang Tegaskan Larangan Mengemis di Jalan, Warga Diminta Patuhi Perda

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:17 WIB

Perumdam TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Pemkot Tangerang Hibahkan Gedung Parkir Rp20,9 Miliar ke Polres Metro Tangerang Kota

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:39 WIB

Jelang HKG PKK Nasional, Masturoh Sachrudin Perkuat Sinergi dengan Ketua PKK Banten di Makassar

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:25 WIB

Kota Tangerang Naik Peringkat, Raih Juara II MTQ XXIII Banten 2026

Berita Terbaru