Pemkot Tangerang Perluas Akses Kerja Lewat Skema KUR PMI, Maryono: Jangan Terhambat Soal Biaya

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui Program Gampang Kerja. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendukung pembiayaan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyaluran dan penanggungan fasilitas KUR PMI antara Bank BJB Kantor Cabang Tangerang, PT Wahanakarya Suplaindo, dan LPK Wahana Danau Indah yang dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maryono mengatakan kerja sama tersebut menjadi solusi untuk mengatasi salah satu kendala utama yang kerap dihadapi calon pekerja migran, yakni keterbatasan biaya sebelum keberangkatan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan bekerja tidak berhenti hanya karena persoalan biaya. Melalui sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan, kita ingin membuka akses yang lebih mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Baca Juga:  PKS Siap Antarkan Andra-Dimyati jadi Gubernur

Menurutnya, skema KUR PMI memberikan kemudahan pembiayaan sehingga calon pekerja migran dapat mempersiapkan keberangkatan sesuai prosedur tanpa harus terbebani biaya di awal maupun bergantung pada pembiayaan yang berisiko.

“Masyarakat yang telah memiliki kompetensi dan peluang kerja harus kita dukung hingga benar-benar dapat berangkat. Jangan sampai impian mereka tertunda atau bahkan gagal hanya karena terkendala pembiayaan,” katanya.

Maryono juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program tersebut. Ia meminta seluruh proses penempatan tenaga kerja dilakukan sesuai ketentuan agar memberikan perlindungan maksimal kepada para calon pekerja migran.

“Tidak boleh ada pungutan di luar mekanisme yang telah ditetapkan. Kita ingin memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Walikota Hadiri Perayaan HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional, Kumpulkan Donasi Rp500 Juta Untuk Palestina

Selain dukungan pembiayaan, Maryono mengingatkan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan bekerja di luar negeri. Ia mendorong para calon PMI untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa, keterampilan teknis, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik. Persiapkan diri sebaik mungkin, tingkatkan kompetensi, dan tunjukkan bahwa sumber daya manusia Kota Tangerang mampu bersaing serta berkarya di tingkat internasional,” pesannya.

Pemkot Tangerang berharap kolaborasi antara pemerintah, perbankan, perusahaan penempatan, dan lembaga pelatihan tersebut dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan bekerja, baik di dalam maupun luar negeri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan daya saing sumber daya manusia Kota Tangerang.(Will)

Berita Terkait

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terbaru