TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang dalam menyalurkan bantuan senilai Rp1,89 miliar untuk modal usaha serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) stunting. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang, pada Rabu (19/3/25).
Penyaluran bantuan ini diiringi dengan pengajian rutin pegawai serta gebyar zakat mal bertajuk “Pembayaran Zakat Mal Bersama Walikota dan Wakil Walikota Tangerang oleh BAZNAS Kota Tangerang.” Acara ini diikuti oleh seluruh pegawai Pemkot Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa potensi zakat di Kota Tangerang sangat besar dan dapat berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ia mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Tangerang guna mendukung kesejahteraan bersama.
“Dengan itu, ayo seluruh pegawai dan masyarakat Kota Tangerang, sama-sama kita berbondong-bondong dan berlomba-lomba untuk membayarkan kewajiban zakat kita ke BAZNAS Kota Tangerang, untuk mendukung masyarakat Kota Tangerang yang lebih sejahtera,” ujar Sachrudin.
Kepala BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menjelaskan bahwa dalam agenda kali ini, BAZNAS menyalurkan dana ke dalam tiga kategori bantuan, yakni:
Bantuan Modal Usaha UMKM Kecamatan se-Kota Tangerang sebesar Rp350 juta,
Bantuan PMT Stunting dan TBC sebesar Rp1,44 miliar,
Bantuan Modal Usaha Z Barbershop sebesar Rp100 juta.
Selain itu, BAZNAS Kota Tangerang juga memberikan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhasil mengumpulkan zakat mal dengan jumlah tertinggi. Penghargaan tersebut diberikan kepada Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kecamatan Benda, dan Sekretariat Daerah.
Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Tangerang menerima Sertifikat ISO 9001:2015 dari Badan Akreditasi Internasional (WQA) serta Laporan Hasil Audit Keuangan Tahun 2024. Aslie menjelaskan bahwa sertifikasi ini menunjukkan standar internasional dalam sistem manajemen mutu yang menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kredibilitas pengelolaan zakat di Kota Tangerang.
“Se-Banten, hanya BAZNAS Kota Tangerang yang memiliki sertifikasi ini, yang memastikan peningkatan kualitas pengelolaan zakat, transparansi, dan akuntabilitas hingga peningkatan kredibilitas di mata masyarakat dan donatur,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, Pemkot Tangerang dan BAZNAS berharap dapat terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan bagi mustahik di Kota Tangerang. (ris/dam)









