Greenpeace: Jika Deforestasi Dibiarkan, Bencana Ekologis Sumatra Bisa Terulang di Papua

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Bencana ekologis akibat deforestasi terus mengancam Indonesia seiring maraknya alih fungsi hutan dan eksploitasi sumber daya alam. Greenpeace menilai banjir dan longsor di Sumatra muncul akibat rusaknya hutan, bukan semata faktor alam.

Direktur Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak menyebut banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai peringatan keras bagi pemerintah. Menurutnya, kerusakan lingkungan telah meruntuhkan daya dukung alam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hampir dua bulan terakhir, bencana ekologis menyadarkan kita akan krisis lingkungan paling mematikan dalam sejarah Indonesia,” ujar Leonard dalam konferensi pers, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga:  DPP Demokrat: Koperasi Harus Dilindungi

Deforestasi Menghilangkan Fungsi Hutan

Leonard menjelaskan, masyarakat adat selama ini mengelola hutan secara berkelanjutan. Namun, selama empat dekade terakhir, negara membuka ruang luas bagi industri ekstraktif untuk menguasai kawasan hutan.

Akibat kebijakan tersebut, industri logging, bubur kayu, pertambangan, dan perkebunan sawit merusak hutan secara masif. Kondisi ini menghilangkan fungsi hutan sebagai penyangga ekologis.

Papua Terancam Mengalami Bencana Serupa

Lebih lanjut, Leonard memperingatkan Papua berpotensi mengalami bencana serupa jika negara mempertahankan pola eksploitasi sumber daya alam. Ia menilai negara terus mengabaikan hak masyarakat adat atas wilayahnya.

Baca Juga:  Intan Nurul Hikmah Tinjau Longsor Pagedangan

Menurutnya, bencana ekologis akibat deforestasi dapat dicegah jika pemerintah mengembalikan pengelolaan hutan kepada masyarakat adat.

“Hutan adat dan masyarakat adat harus mendapat kewenangan penuh untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” tegas Leonard.

Jika negara terus membiarkan perusakan hutan, maka bencana ekologis akibat deforestasi akan terus berulang dan meluas ke wilayah lain di Indonesia. (Egi)

Berita Terkait

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Hari Lahir Pancasila, Bupati Serukan Persatuan dan Toleransi
Pancasila Jadi Pedoman Membangun Bangsa
Bupati Tangerang Puji Peran TNI Bangun Pesantren
IKPP Tangerang Salurkan 7 Sapi dan 18 Kambing ke Warga Sekitar
Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan, Lima Unit Usaha APP Group Raih TOP CSR Awards 2026
Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai
PSEL Serang Raya Dibangun di TPSA Cilowong
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:44 WIB

Hari Lahir Pancasila, Bupati Serukan Persatuan dan Toleransi

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:40 WIB

Pancasila Jadi Pedoman Membangun Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:17 WIB

Bupati Tangerang Puji Peran TNI Bangun Pesantren

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:52 WIB

IKPP Tangerang Salurkan 7 Sapi dan 18 Kambing ke Warga Sekitar

Berita Terbaru