Cabuli Kakak Beradik, Seorang Kakek di Garut Ditangkap Polisi

Jumat, 8 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Seorang kakek yang dilaporkan telah berbuat asusila terhadap dua anak gadis yang merupakan adik kakak di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap Polsek Banjarwangi Garut Jawa Barat. Selanjutnya kakek cabul tersebut ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kasusnya sekarang sudah dilimpahkan ke Polres untuk penanganan hukum lebih lanjut,” kata Kepala Polsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif di Garut, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menuturkan, kasus tersebut terungkap ketika kedua korban adik kakak berusia 14 dan 15 tahun melaporkan perbuatan asusila seorang kakek bernama Sarip (57) yang merupakan warga satu desa dengan korban.

Baca Juga:  Maling Motor di Bogor, Membawa Senjata Api

Keluarga dari korban, kata Amirudin, selanjutnya melaporkan ke polisi terkait perbuatan seorang kakek tersebut, hingga akhirnya polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya, Kamis dini hari.

“Telah diamankan seorang laki-laki yang diduga telah melakukan tindak pidana atas dugaan perbuatan cabul terhadap dua orang anak di bawah umur,” katanya.

Ia mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap korban maupun pelaku Sarip bahwa aksi asusilanya itu dilakukan sebanyak dua kali terhadap kakak korban, dan empat kali terhadap adik korban.

Aksinya itu terjadi saat kedua korban sedang berada di tempat pemandian umum di kampung setempat, kemudian datang pelaku dan melakukan perbuatannya itu.

Baca Juga:  Identitas Mister X Mengambang di Sungai Cisadane Terungkap

“Pelaku ini sebagai buruh tani, lokasi tempatnya bekerja itu berada di dekat pemandian umum kampung, di sana kejadiannya,” kata Amirudin.

Kapolsek menyampaikan untuk menghindari aksi massa yang kesal terhadap pelaku, polisi langsung menangkap pelaku dan membawanya ke Polres Garut untuk ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Garut.

Selanjutnya, polisi juga membantu korban untuk dilakukan visum sebagai bukti untuk proses hukum lebih lanjut, dan korban mendapatkan penanganan sesuai aturan yang berlaku.(JR)

Berita Terkait

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi
Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka
Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten
16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran
HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan
Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO
Janji Polri Berantas Judi Online
Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:52 WIB

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:07 WIB

Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:02 WIB

Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Banten

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:00 WIB

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:02 WIB

HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:57 WIB

Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:24 WIB

Janji Polri Berantas Judi Online

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:16 WIB

Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB

Pendidikan

Ketua Kwarcab Lantik Kwarran Kelapa Dua

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:03 WIB

Pemerintahan

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:00 WIB

Kesehatan

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Jun 2024 - 13:57 WIB