Camat Curug Apresiasi Dukungan Pemkab dalam Budidaya Melon

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan panen melon hidroponik terpadu sekaligus meluncurkan Sentra Melon Hidroponik Terpadu Millennial Hydrofarm di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kamis (29/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Camat Curug Arief Rahman Hakim. Bupati mengapresiasi inisiatif warga setempat, Ade Putra, yang berhasil mengembangkan budidaya melon hidroponik secara mandiri hingga memasuki masa panen dalam waktu sekitar dua bulan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, hari ini kami hadir di Desa Curug Wetan untuk melaksanakan panen melon hidroponik. Ini diprakarsai langsung oleh Pak Ade Putra bersama rekan-rekannya. Beliau aktif di masyarakat, namun juga mau terjun langsung bertani, dan hasilnya sangat baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, dari sekitar 130 pohon melon yang dipanen, dengan harga pasar berkisar Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, usaha tersebut mampu menghasilkan pendapatan jutaan rupiah dalam satu kali panen.

“Jika ini dikembangkan lebih luas dan jumlah tanamannya ditambah, tentu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, saya meminta Camat Curug agar desa-desa di wilayah Curug dapat memanfaatkan lahan tidak produktif, baik tanah kas desa maupun lahan kosong milik warga, untuk budidaya melon hidroponik,” tegasnya.

Baca Juga:  Sachrudin Tinjau JPO Daan Mogot yang Tak Layak Digunakan

Menurut Bupati, budidaya melon hidroponik tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan masyarakat karena menghasilkan buah yang kaya vitamin.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga kesehatan. Melon mengandung vitamin C. Mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi masyarakat, ada aktivitas usaha, kepastian pendapatan, dan dapat membantu mengurangi pengangguran,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pengembangan pertanian modern berbasis teknologi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.

Ia menyebutkan, sebelumnya Pemkab Tangerang juga telah memfasilitasi panen jagung pulut di Sukamulya dan Sindang Jaya, panen semangka di Mauk, serta panen cabai di Legok, melalui dukungan Dinas Pertanian.

“Semua difasilitasi untuk kepentingan ketahanan pangan masyarakat. Jika ketahanan pangan kuat, insyaallah masyarakat akan sehat dan sejahtera,” jelasnya.

Pemkab Tangerang, lanjut Bupati, akan memberikan dukungan awal berupa bibit dan benih. Setelah berhasil, diharapkan pengelolaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga:  19 Titik Jadi Sorotan Stunting di Tangsel

“Bibit dan benih akan difasilitasi pemerintah daerah. Setelah itu hasilnya diputar kembali secara mandiri. Inilah yang kita harapkan, masyarakat berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Curug Arief Rahman Hakim mengapresiasi dukungan dan pembinaan yang terus diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada masyarakat dalam pengembangan pertanian modern melalui budidaya melon hidroponik.

“Kami sangat mengapresiasi Bupati Tangerang dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus memberikan dukungan dan pembinaan kepada warga, mulai dari proses penanaman hingga panen melon hidroponik. Program ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dan pendapatan,” ujar Arief.

Ia menambahkan, metode hidroponik dinilai efektif karena dapat diterapkan di lahan terbatas, ramah lingkungan, serta menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.

Camat Curug berharap, program budidaya melon hidroponik ini dapat terus dikembangkan dan menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Tangerang, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan. (dam)

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB