TANGERANG | TR.CO.ID
DPRD Kota Tangerang, Banten, menargetkan jumlah penerima manfaat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2026 meningkat dibandingkan tahun 2025, seiring dukungan fasilitas kesehatan yang relatif memadai di seluruh kota.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Natalie Marbun, mengatakan program CKG memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan fasilitas yang memadai di setiap puskesmas, kami berharap penerima manfaat program ini akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang sudah sangat signifikan,” ujar Natalie di Tangerang, Selasa.
Sepanjang 2025, tercatat 709.028 warga Kota Tangerang memanfaatkan layanan CKG. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini efektif dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menambahkan, warga kini lebih rajin memeriksakan kesehatan, apalagi setelah pemerintah membebaskan waktu kunjungan, tidak hanya saat ulang tahun.
“Warga banyak yang datang memeriksakan kesehatannya, menunjukkan kepedulian yang meningkat serta suksesnya sosialisasi pemerintah pusat mengenai layanan ini,” jelas Dini.
Selain itu, Dinkes bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk menjangkau sekolah-sekolah di bawah naungan kementerian, sehingga pelajar juga merasakan manfaat CKG. Strategi bersama kecamatan dan kelurahan turut diterapkan untuk memastikan target capaian program tercapai.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menegaskan, CKG bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai deteksi dini penyakit dan pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Layanan pemeriksaan mencakup cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi gizi dan kesehatan mental dasar. Warga yang ingin mengikuti program dapat datang ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau identitas domisili, mengisi formulir data diri, melakukan skrining mandiri melalui barcode, dan menunggu sesuai antrean. (Hab)









