TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memacu pengembangan Tangerang Satu Peta melalui kerja sama yang strategis. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sepakat untuk menjalin kolaborasi dalam rangka mengoptimalkan proyek Tangerang Satu Peta.
Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan Tim Tangerang Satu Peta dari Diskominfo Kota Tangerang ke UPI Bandung. Pertemuan tersebut melibatkan jajaran Dekan dan Kepala Program Studi di Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Indri Astuti, kerja sama ini akan melibatkan mahasiswa terbaik UPI dalam program magang. Mahasiswa tersebut akan berkontribusi dalam penyempurnaan simpul jaringan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Tangerang.
“Kami sangat berterima kasih karena FPIPS UPI merespons positif dan antusias terhadap kerja sama ini. Saat ini, kami sedang mempercepat proses penyusunan kerangka kerja sama untuk segera melakukan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sekitar 21 mahasiswa terbaik akan dikirim pada tahap awal,” ungkap Indri.
Kerja sama ini menjadi bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan meningkatkan kolaborasi guna mencapai visi Kota Tangerang sebagai kota yang berdaya saing.
“Para mahasiswa program MBKM dari FPIPS UPI akan menjalani magang di Diskominfo Kota Tangerang selama paling lama 2 semester. Mereka akan membantu percepatan optimalisasi Tangerang Satu Peta, termasuk pengembangan data spasial di simpul jaringan OPD,” tambahnya.
Diharapkan, kolaborasi ini dapat memotivasi semua OPD dan BUMD untuk lebih giat dalam menginventarisir data, baik secara spasial maupun sektoral. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemaksimalan Tangerang Satu Peta, yang akan menjadi alat yang sangat berguna bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Tangerang.
Penulis : ali
Editor : ris









