Dua Pelaku Jambret Diringkus Polsek Cadasari

Selasa, 2 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG | TR.CO.ID

Dua orang pelaku jambret yang biasa beraksi di wilayah hukum Polres Pandeglang diringkus Polsek Cadasari Polres Pandeglang. Dalam aksinya tidak tanggung-tanggung, selama 2 kali beraksi kerugian mencapai Rp23,6 juta, Senin (1/7/24).

Kapolsek Cadasari, AKP Tulus Prayogo mengatakan, kedua pelaku yang berinisial S alias Keos (29) dan GP (29) ditangkap di kontrakannya masing-masing yang berada di Kecamatan Pandeglang pada Sabtu (29/6/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka sudah 2 kali melakukan aksi penjambretan di Kecamatan Cadasari dan Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang. Di Kecamatan Karangtanjung, pelaku berhasil menggasak 1 unit handphone, 1 unit iPad dan uang tunai sebesar Rp10 juta sedangkan di TKP Cadasari pelaku berhasil membawa lari 2 unit handphone.

Baca Juga:  Hotel Santika Premiere Bintaro Rilis Menu Spesial Kenikmatan Kuliner di Bulan yang Fitri

Menurut Kapolsek, dalam menjalankan aksinya mereka terlebih dahulu membuntuti calon korban sambil menunggu lokasi yang tepat. Setelah menemukan lokasi sepi para pelaku langsung beraksi dengan menarik tas milik korban.

“Kami berhasil mengamankan 2 pelaku inisial S dan GP. Para pelaku ini mengikuti korban dari belakang lalu mengambil tas korban dari belakang,” paparnya.

Tulus menjelaskan, para pelaku merupakan residivis untuk kasus penjambretan dan pembunuhan serta sempat menjalani hukuman penjara di Rutan Pandeglang dan Rutan Serang.

Baca Juga:  Walikota Cilegon Sampaikan Dua Raperda Ke DPRD

“Iya berdasarkan proses pemeriksaan diketahui S ini pernah menjalani hukuman penjara dalam kasus penjambretan dan pelaku G pernah menjalani hukuman dalam kasus pembunuhan,” imbuhnya.

Salah satu pelaku, S mengakui jika dia bersama rekannya pernah melakukan aksi sebanyak 3 kali namun hanya 2 kali yang berhasil sedangkan 1 kali sempat gagal karena korban melawan.

Ia mengaku, untuk calon korban dipilih secara acak dan kebanyakan perempuan karena dianggap lebih mudah saat menjalankan aksinya.

“Kebanyakan (targetnya) perempuan. Kalau kemarin handphonenya kami jual ke Roxy dan hasilnya kami bagi dua. Uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar kontrakan,” tukasnya. (jat/bn/dam)

Berita Terkait

Polres Pandeglang Selidiki Kasus Bom Ikan di Panimbang Jaya
Pemprov Banten Capai Prestasi Membanggakan Penanganan Kasus TBC
Bojan Hodak Perpanjang Kontrak di Persib Bandung
Kanwil BPN Banten Sosialisasikan Sertifikat Elektronik
Warga Desak Perbaikan Segera Jembatan Gantung Nangklak Mengkhawatirkan
BNN Kota Tangerang Gelar Sosialisasi P4GN
Tiga Rumah di Poris Gaga Ludes Terbakar
Pemancing Tenggelam di Galian Apoh Ditemukan Meninggal
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:55 WIB

Polres Pandeglang Selidiki Kasus Bom Ikan di Panimbang Jaya

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:53 WIB

Pemprov Banten Capai Prestasi Membanggakan Penanganan Kasus TBC

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:50 WIB

Kanwil BPN Banten Sosialisasikan Sertifikat Elektronik

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:46 WIB

Warga Desak Perbaikan Segera Jembatan Gantung Nangklak Mengkhawatirkan

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:40 WIB

BNN Kota Tangerang Gelar Sosialisasi P4GN

Berita Terbaru

Selebritis

Adelia Wilhelmina Merasa Tertipu Miliaran Rupiah

Rabu, 17 Jul 2024 - 13:57 WIB

Bola

Gareth Southgate Mundur dari Pelatih Timnas Inggris

Rabu, 17 Jul 2024 - 13:57 WIB