Ganjar : Pentingnya Kewaspadaan Dalam Mengelola Utang

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Dalam balasan terhadap pernyataan Capres Prabowo Subianto tentang manajemen utang Indonesia yang dianggapnya terkendali, Capres Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan memberikan tanggapannya yang cermat dan penuh perhatian.

Ganjar Pranowo, dalam debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1/2024) menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam mengelola utang. Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan bagaimana utang bisa berpotensi merusak perekonomian suatu negara. Ia menegaskan perlunya pertimbangan matang terutama terkait infrastruktur yang memiliki risiko tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ganjar menekankan perlunya pertumbuhan ekonomi yang kuat, governance yang baik, dan pemberantasan korupsi untuk memperbaiki rasio ICOR (Incremental Capital Output Ratio). Namun, dia juga menyoroti pentingnya memperkuat industri dalam negeri, khususnya dalam sektor pertahanan, dengan fokus pada transfer teknologi.

Baca Juga:  Golkar Usung Hasbi Jayabaya-Hari Setiono

Sementara itu, Anies Baswedan menyoroti tentang perlunya penetapan rasio utang yang ideal bagi Indonesia. Dia menegaskan bahwa rasio utang harus tetap di bawah 30 persen dari GDP agar Indonesia tetap berada dalam posisi yang aman secara ekonomi. Anies juga menyoroti inovasi dalam skema peminjaman luar negeri serta perluasan wajib pajak untuk memperkuat GDP.

Namun, Anies menekankan bahwa utang harus digunakan secara produktif, menyoroti pentingnya untuk menghindari penggunaan utang dalam kegiatan non-produktif, seperti pembelian alutsista bekas oleh kementerian pertahanan.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa manajemen utang Indonesia dilakukan secara hati-hati dan terencana. Ia menegaskan bahwa rasio utang Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain dan menyatakan optimisme atas kemampuan Indonesia untuk mengelola utang secara efisien.

Baca Juga:  PDIP Baru Keluarkan Surat Tugas untuk Wabup

Prabowo juga menyoroti kekuatan pertahanan sebagai penyangga utama agar Indonesia tidak mudah diintervensi atau ditekan oleh negara lain. Ia menegaskan pentingnya kekuatan dalam mempertahankan kekayaan, ekonomi, dan pembangunan negara.

Dalam keseluruhan pernyataan, tampaknya para Capres memahami betapa pentingnya manajemen utang yang hati-hati dan pemilihan penggunaan utang agar berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sambil tetap mempertimbangkan kekuatan pertahanan negara. Dalam suasana Pilpres yang ketat, perdebatan ini menyoroti isu krusial yang akan memengaruhi masa depan perekonomian Indonesia.

Penulis : dtc

Berita Terkait

Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
USMAN SITORUS AKIRNYA DI TUNTUT MATI OLEH JPU TANGERANG SELATAN.
MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota
Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas
Maryono: Penempatan Talenta Tepat Kunci Kinerja ASN Optimal
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang, Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:23 WIB

Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 - 18:42 WIB

USMAN SITORUS AKIRNYA DI TUNTUT MATI OLEH JPU TANGERANG SELATAN.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:13 WIB

MAPALA GLOBAL Asah Kemampuan Water Rescue Anggota

Selasa, 28 April 2026 - 19:52 WIB

Sachrudin: Parpol Harus Jadi Pusat Pendidikan Politik yang Hasilkan Kader Berkualitas

Berita Terbaru