SERANG | TR.CO.ID
Gubernur Banten Andra Soni mendorong peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah swasta yang menjadi mitra dalam program Sekolah Gratis.
Upaya ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh Pemerintah Provinsi Banten terhadap pelaksanaan skema perluasan akses pendidikan lewat kemitraan sekolah swasta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Andra mengatakan program Sekolah Gratis digulirkan sebagai solusi keterbatasan daya tampung di sekolah negeri, khususnya dalam momentum Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
“Jumlah sekolah terbatas, maka kita kerja sama dengan pihak swasta untuk meningkatkan. Tentu ini tahun pertama, pasti pembiasaan masih sulit, tapi Insya Allah saya yakin tahun berikutnya lebih baik,” ujar Andra Soni Selasa (1/7/2025).
Gubernur menegaskan bahwa setelah proses belajar-mengajar berjalan, evaluasi terhadap mitra sekolah swasta akan difokuskan pada kualitas pelayanan pendidikan, termasuk kelayakan fasilitas.
“Nanti kita evaluasi, tapi setelah peserta ikuti belajar mengajar. Salah satunya sarana dan prasarana sekolah yang menjadi mitra, ini mereka harus tingkatkan sarana dan prasarana sekolah,” paparnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa program Sekolah Gratis ini tidak bisa dimaknai bahwa semua siswa harus masuk sekolah negeri. Sebaliknya, kerja sama dengan sekolah swasta menjadi bagian dari strategi inklusi pendidikan.
“Pendidikan gratis ini merupakan salah satu upaya, karena kita tak bisa memaksakan untuk semuanya masuk ke sekolah negeri. Itu yang harus kita pahami,” ujar Andra.
Terkait isu dugaan kecurangan dalam proses SPMB, Andra menegaskan akan melakukan evaluasi tuntas dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Tinggal kita buktikan, dan tindak yang seperti itu. Kita akan evaluasi setelah tuntas, akan kami evaluasi secara menyeluruh dan libatkan semua pihak,” ujar dia dilansir Antara.
Pemprov Banten menargetkan tahun depan pelaksanaan skema pendidikan gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta mitra, berjalan lebih tertata, adil, dan merata bagi seluruh siswa di Provinsi Banten. (hed/ant/dam)









