Ibu Hamil Dapat Bantuan PMT, Cegah Stunting Sejak Dini

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini dari dalam kandungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang memberikan bantuan untuk ibu hamil berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Bantuan PMT untuk Ibu Hamil tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Nurdin, didampingi Kepala Dinkes, Dini Anggraeni dan Kepala Baznas Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy di Puskesmas Ciledug, Kamis, (11/01/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Pj Walikota, mengatakan, upaya pencegahan dan penanganan stunting adalah upaya kolektif yang harus dilakukan secara komprehensif dan sejak dini, bahkan dari sejak dalam kandungan.

Baca Juga:  WP Kota Tangerang Diimbau Segera Bayar PBB

Berdasarkan hasil survei status gizi indonesia tahun 2022, prevalensi stunting di kota tangerang berada pada angka 11,8%. bulan desember 2023, laporan elektronik pencatatan dan pelaporan gizi masyarakat (e-ppgbm) menunjukkan prevalensi stunting pada balita di kota tangerang sebesar 7,3%

“Sangat penting untuk memastikan kebutuhan asupan gizi untuk para ibu hamil agar anak di dalam kandungannya dapat tercukupi gizi dan lahir dengan sehat dan kuat,” tuturnya.

Untuk itu, Nurdin, berharap, PMT ini dapat memberikan tambahan asupan gizi bagi ibu hamil dan sebagai edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil.

“Selain tetap memeriksakan kehamilannya secara rutin juga dengan pemeriksaan USG, dan mengonsumsi tablet tambah darah setiap hari, dengan PMT ini kita harapkan dapat mencegah terjadinya stunting baru dan mendukung penurunan stunting serta perbaikan gizi masyarakat di Kota Tangerang,” ujar Nurdin.

Baca Juga:  600 Ribu Ton Beras Impor Masuk Indonesia

Nurdin, menambahkan, pelayanan dan fasilitas bagi ibu hamil sejak dari dalam kandungan hingga lahir juga harus diperhatikan dan diprioritaskan.

“Saya minta Dinkes dan Puskesmas serta pihak-pihak yang terkait agar dapat menyusun data by name by address. Jika ada masyarakat yang sedang hamil agar dapat dipastikan pelayanannya. Dari saat pertama mengandung 0 bulan hingga nanti melahirkan, faskes harus sudah siap dan tahu di mana akan dilakukan persalinan sehingga ibu yang akan melahirkan tidak perlu menunggu atau mencari-cari lagi di mana harus melahirkan,” ungkap Nurdin. (ali/TR)

Berita Terkait

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis
Warga Diminta Waspadai Penyakit Tidak Menular
Jangan Ada Bullying dan Perundungan Saat MPLS
Pj Walikota Sidak Pasar Induk Jatiuwung, Cek Harga dan Pasokan Pangan
Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2
Arief Borong Beras Petani untuk Warga Pakuhaji
Komisi I Tanggapi Insiden Penembakan Capres Donald Trump: Kekerasan Politik Tak Dapat Ditoleransi
Petani Serahkan Lahan Untuk Puspem Cilangkahan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 12:23 WIB

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Juli 2024 - 10:55 WIB

Jangan Ada Bullying dan Perundungan Saat MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 10:51 WIB

Pj Walikota Sidak Pasar Induk Jatiuwung, Cek Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 15 Juli 2024 - 10:46 WIB

Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2

Senin, 15 Juli 2024 - 10:42 WIB

Arief Borong Beras Petani untuk Warga Pakuhaji

Berita Terbaru

Selebritis

Nagita Slavina Pelihara Banyak Kucing

Senin, 15 Jul 2024 - 12:27 WIB

Daerah

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Jul 2024 - 12:25 WIB

Daerah

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Jul 2024 - 12:23 WIB

Hukum & Kriminal

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Jul 2024 - 11:31 WIB