Jokowi Groundbreaking Pabrik Pupuk Pertama di Papua

Senin, 27 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking untuk pembangunan pabrik pupuk pertama di kawasan timur Indonesia, tepatnya dalam kawasan industri Pupuk Fakfak di Papua Barat.

Keputusan tersebut menjadi tonggak sejarah bagi Papua Barat, dimana Jokowi mengapresiasi langkah besar dalam memajukan industri pupuk di wilayah yang sebelumnya belum memiliki infrastruktur serupa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan resminya pada Jumat (24/11/2023), Presiden menegaskan pentingnya pengembangan industri ini di kawasan timur Indonesia yang sebelumnya hanya terpusat di bagian barat negara.

“Sudah 40 tahun kita memiliki lima industri pupuk, semuanya berada di kawasan barat wilayah negara kita Indonesia, yang kawasan timur belum ada sama sekali,” ungkap Jokowi.

Baca Juga:  BPS Kota Tangerang Sosialisasikan Indikator Makro Tahun 2023

Dorongan keras diberikan oleh Jokowi untuk memastikan konstruksi kawasan industri ini segera dimulai dan diharapkan rampung pada tahun 2038. Investasi sebesar Rp 30 triliun diajukan untuk proyek ini. Pabrik pupuk direncanakan memiliki kapasitas produksi hingga 1,15 juta ton pupuk urea dan 825 ribu ton amonia setiap tahunnya.

“Memang ini proyek yang sangat besar, dengan investasi kurang lebih Rp 30 triliunan,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menilai lokasi pembangunan kawasan industri pupuk di Kabupaten Fakfak dipilih karena kedekatannya dengan sumber suplai gas yang mendukung rencana pembangunan lumbung pangan di Papua.

“Kalau itu dimulai tidak di-back up oleh industri pupuknya, ini juga akan berat. Oleh sebab itu, ini sudah sebuah rencana besar, saling mendukung, dan kita harapkan tanah Papua semakin makmur dan sejahtera,” ungkap Jokowi.

Baca Juga:  Kejari Dilaporkan ke Jamwas Kejagung

Kawasan Industri Pupuk Fakfak diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pupuk di wilayah timur Indonesia seperti Maluku dan Maluku Utara. Bahkan, potensinya untuk diekspor hingga ke Australia juga menjadi salah satu poin penting yang disoroti oleh Presiden.

“Kemudian juga sebagian bisa diekspor karena lebih dekat ke Australia, karena Australia juga impor sebagian dari kita dan sebagian dari negara lain,” tambah Jokowi.

Langkah besar ini diyakini akan mengubah peta industri di kawasan timur Indonesia dan menjadi fondasi bagi perkembangan ekonomi serta pertanian di wilayah tersebut.

Penulis : dtf

Editor : ris

Sumber Berita : Detik Finance

Berita Terkait

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas
Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung
Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas
Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan
Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Penanaman 1.000 Pohon Dorong RTH Tangerang
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Kasus PT ABM Jadi Sorotan, Mahasiswa Angkat Suara
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:58 WIB

Pemkot Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 12:56 WIB

Jalur Akses Industri Diperbaiki, DPUPR Lakukan Penambalan Jalan Pajajaran Jatiuwung

Kamis, 23 April 2026 - 12:54 WIB

Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas

Kamis, 23 April 2026 - 12:53 WIB

Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan

Kamis, 23 April 2026 - 12:50 WIB

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Berita Terbaru

Daerah

Lawan Rokok, Dinas Kesehatan Maksimalkan Peran Puskesmas

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:54 WIB

Daerah

Embarkasi Cipondoh Resmi Digunakan

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:53 WIB

BUDAYA

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:50 WIB