Kadis SDABMBK Tangsel Terancam Hadapi Gugatan Hukum

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGSEL | TR.CO.ID

Praktisi hukum Jonson Hazairin, SH, MH mengungkapkan adanya dugaan lemahnya pengawasan administrasi pada proses pengadaan proyek drainase oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan. Proyek tersebut menggunakan metode e-purchasing dengan Kode PJ-P2503-11681755 untuk pembangunan saluran drainase di Jalan Villa Pamulang, Segmen 6, Kecamatan Pamulang dengan nilai kontrak mencapai Rp1,4 miliar.

“Proyek drainase tersebut dilaksanakan oleh CV BBJ dan ditetapkan sebagai pelaksana sejak 31 Januari 2025. Namun, proses penunjukan ini sangat berpotensi untuk digugat secara hukum,” ujar Jonson kepada wartawan di BSD, Tangerang Selatan, Rabu (21/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jonson membeberkan bahwa berdasarkan catatan dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), status Sertifikat Badan Usaha (SBU) milik CV BBJ dengan nomor BS004 diketahui dalam kondisi dibekukan atau telah dicabut sejak 20 Agustus 2024.

Baca Juga:  Pemkota Tangsel Batasi Pencetakan Blanko e-KTP

“Jika SBU dibekukan, maka perusahaan tidak memenuhi syarat untuk mengikuti proses pengadaan melalui e-katalog. Hal ini ditegaskan juga di situs resmi LKPP, karena SBU merupakan dokumen legalitas yang sangat penting,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Kepala DSDABMBK Tangsel, Robbi Cahyadi, sebagai penanggung jawab teknis proyek dapat digugat baik secara perdata maupun pidana.

“Penunjukan penyedia jasa dengan status SBU yang dibekukan merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Menteri PUPR Nomor 8 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pemenuhan Sertifikat Standar Jasa Konstruksi. Ada juga Surat Edaran Menteri PUPR BK 10-Mn/75 yang menekankan kepatuhan terhadap LSBU dan SBU,” jelas Jonson.

Baca Juga:  Beasiswa Masif dan Infrastruktur Modern, Strategi Pemkot Tangsel Bangun SDM

Menurutnya, konsekuensi hukum yang dapat diterapkan meliputi sanksi administratif, pencantuman dalam daftar hitam, gugatan perdata, bahkan pelaporan pidana.

Menindaklanjuti pernyataan Jonson, redaksi Koran Harian Jakarta Raya mencoba melakukan konfirmasi ke kantor DSDABMBK Tangsel pada Rabu (21/5). Namun, kedatangan wartawan tidak berhasil menemui Kepala Dinas.

“Mohon maaf, Pak Robbi sedang tugas di luar kantor. Silakan hubungi lewat telepon untuk buat janji,” ujar seorang petugas keamanan di lokasi yang enggan disebutkan namanya.

Upaya untuk menghubungi Robbi Cahyadi melalui nomor telepon juga tidak membuahkan hasil. Nomor yang dituju dalam keadaan tidak aktif atau tidak dapat dihubungi hingga berita ini diturunkan. (rhm/jr)

Berita Terkait

DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
Pemkot Tangsel Genjot UMKM Lewat Pelatihan dan Digitalisasi
Benyamin Davnie Tegaskan Infrastruktur Jadi Fokus Utama RKPD Tangsel 2027
Pemkot Tangsel Tanggap Longsor, Truk Dialihkan
Glow & Stay Retreat: Nikmati Pengalaman Menginap dan Perawatan Eksklusif di Hotel Santika Premiere Bintaro
Longsor di Ciater–Rawa Macek Diasesmen, Pemkot Tangsel Alihkan Kendaraan Berat
BLUD Kesehatan Dievaluasi Ketat, Pilar Bidik Faskes Setara RS Swasta
Pemerintah kota Tangsel Lakukan Penyedotan di Wilayah Terdampak Banjir
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:18 WIB

DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang

Selasa, 14 April 2026 - 20:34 WIB

Pemkot Tangsel Genjot UMKM Lewat Pelatihan dan Digitalisasi

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

Benyamin Davnie Tegaskan Infrastruktur Jadi Fokus Utama RKPD Tangsel 2027

Kamis, 9 April 2026 - 13:15 WIB

Pemkot Tangsel Tanggap Longsor, Truk Dialihkan

Kamis, 9 April 2026 - 12:20 WIB

Glow & Stay Retreat: Nikmati Pengalaman Menginap dan Perawatan Eksklusif di Hotel Santika Premiere Bintaro

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB