Kemenhub Minta Adanya Diskon Tarif Tol Mudik

Selasa, 12 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, potensi pergerakan orang pada lebaran 2024 diperkirakan mencapai 193,6 juta orang. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan pergerakan pada 2023 sebanyak 123.,8 juta orang.
Menghindari potensi kepadatan lalu lintas saat arus puncak arus mudik, Menhub meminta badan usaha untuk memberikan diskon tarif tol maupun tarif angkutan transportasi lainnnya buat masyarakat yang mudik lebih awal.
Sehingga diharapkan pergerakan orang bisa terdistribusi dengan baik dan tidak terkonsentrasi pada satu hari saja yang berpotensi menimbulkan kepadatan ataupun kemacetan.
“Pengaturan waktu mudik, penyelenggaraan diskon tarif transportasi massal untuk mudik lebih dini, mudik gratis, rekayasa lalu lintas, diskon tarif jalan tol, hingga pengaturan lalu lintas terutama pada daerah yang beresiko terjadi kepadatan luar biasa akan kami lakukan,” ujar Menhub, Selasa (12/3).
Menurutnya, pemberian diskon tarif tol dan taris transportasi juga menimbang hasil survey yang dilakukan BPS bersama Kementerian Perhubungan. Minat masyarakat terhadap pemilihan moda transportasi angkutan lebaran terbanyak adalah kereta api sebesar 20,3% (39,32 juta), bus 19,4% (37,51 juta), mobil pribadi 18,3% (35,42 juta), dan sepeda motor sebesar 16,07% (31,12 juta).
Perkiraan puncak hari mudik berdasarkan pilihan masyarakat adalah H-2 atau Senin, 8 April 2024 (dimulainya cuti bersama) dengan potensi pergerakan 26,6 juta orang (13,7%). Sedangkan perkiraan puncak hari balik adalah H+3 yakni Minggu, 14 April 2024 dengan potensi pergerakan 41 juta orang (21,2%).
Hasil survei menunjukkan daerah asal perjalanan terbanyak, yaitu Jawa Timur sebesar 16,2% (31,3 juta orang), disusul Jabodetabek sebesar 14,7% (28,43 juta orang), dan Jawa Tengah sebesar 13,5% (26,11 juta orang).
Sementara itu, untuk daerah tujuan terbanyak, yaitu Jawa Tengah sebesar 31,8% (61,6 juta orang), Jawa Timur sebesar 19,4% (37,6 juta orang), dan Jawa Barat sebesar 16,6% (32,1 juta orang). (jr)

Baca Juga:  Arief Ceritakan 15 Tahun Pengabdian di Kota Benteng, Sambil 'Ngopi'

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi
Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban
Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal
65 Ribu Anak Telah Diskrining
DPAD Buka Kelas Gitar Basic Gratis
Pemkot Tangerang Gelar Bimtek Sanksi Administratif Pengelolaan Limbah B3
KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada
Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:52 WIB

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:49 WIB

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:00 WIB

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:57 WIB

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:39 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Bimtek Sanksi Administratif Pengelolaan Limbah B3

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:23 WIB

KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:15 WIB

Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:03 WIB

Dishub Jaring Belasan Kendaraan Angkutan Barang

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB

Pendidikan

Ketua Kwarcab Lantik Kwarran Kelapa Dua

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:03 WIB

Pemerintahan

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:00 WIB

Kesehatan

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Jun 2024 - 13:57 WIB