JAKARTA | TR.CO.ID
Dalam rangka menyongsong pemilihan presiden yang semakin dekat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan bahwa debat cawapres akan kembali diadakan, Jumat (22/12/2023) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, hari ini.
Ketua KPU, Hasyim Asyari, menegaskan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam format debat kali ini, kecuali beberapa penyesuaian teknis. Salah satunya adalah urutan penyampaian visi-misi dari calon wakil presiden, yang pada debat kali ini akan dimulai oleh cawapres nomor urut 2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada debat kedua nanti, penyampaian visi-misi program akan dimulai oleh calon wakil presiden nomor urut 2 dan seterusnya, besok debat ketiga akan dimulai capres nomor urut 3, dan debat keempat dan seterusnya,” ungkap Hasyim dalam konferensi pers di Kantor KPU, Jakarta.
Selain itu, perbedaan teknis lainnya adalah penggunaan podium sederhana bagi para cawapres. Mereka akan diberikan podium yang hanya digunakan untuk menyimpan alat tulis seperti kertas dan pulpen, tanpa diizinkannya penggunaan alat bantu lainnya seperti teleprompter atau iPad.
“Adapun jumlah peserta yang diizinkan masuk ke dalam venue debat tetap sama, yaitu 75 orang setiap tim pasangan calon,” tambah Hasyim.
Persiapan debat kedua ini telah mencapai tahap akhir. Tema utama debat kali ini akan difokuskan pada isu ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, serta infrastruktur dan perkotaan.
“Hari ini, kami melakukan finalisasi layout di JCC. Gladi kotor telah dimulai sejak siang tadi, dan gladi bersih akan dilakukan hari ini,” jelas Hasyim.
Antusiasme publik terhadap debat ini terus meningkat, sementara ekspektasi akan gagasan dan solusi dari masing-masing cawapres juga semakin tinggi. Debat kedua ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam terkait rencana dan visi mereka dalam membangun ekonomi serta infrastruktur di masa depan.
Penulis : bs
Editor : ris









