Otoritas Modal Nusantara akan Meluncurkan Soft Launch VLR SDGs untuk Nusantara di Forum PBB

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RMN | TR.CO.ID

Otoritas Modal Nusantara, Bambang Susantono melakukan peluncuran perangkat lunak Evaluasi Sukarela Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Tingkat Lokal atau Voluntary Local Review (VLR) untuk Nusantara, pada Kamis (22/02/2024), di sela-sela acara Asia-Pasifik. Forum Pembangunan Berkelanjutan Pasifik ke-11 (APFSD), sebuah forum yang diselenggarakan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik (UN ESCAP) pada 20-23 Februari 2024 di Bangkok, Thailand. APFSD adalah forum tahunan untuk mengikuti dan meninjau kemajuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Insya Allah, kami akan melakukan soft launch VLR Nusantara, ini yang pertama di dunia bagi kota baru untuk melakukan tinjauan awal tentang keselarasan perencanaan pembangunan dengan SDGs. VLR Nusantara menguraikan bagaimana strategi perencanaan dan pembangunan di Kota Ibu Kota Nusantara, baik infrastruktur maupun non-infrastruktur, sejalan dengan agenda untuk 2030. Selain itu, SDGs juga digunakan sebagai kerangka untuk mendiskusikan inovasi dan tantangan berkelanjutan di Nusantara. Berbeda dari VLR dari berbagai wilayah lain di dunia, VLR Nusantara juga melakukan analisis ex-ante terhadap dampak kehadiran Kota Ibu Kota Nasional Nusantara terhadap pencapaian SDGs di wilayah tempat Kota Ibu Kota Nusantara berada, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kalimantan Timur hingga tahun 2030. Bambang menambahkan bahwa Kota Ibu Kota Nusantara adalah kali pertama menyiapkan VLR, tetapi harapannya adalah bahwa ini akan menjadi VLR yang akan berdampak pada percepatan SDGs di Kota Ibu Kota Nusantara dan secara nasional,” kata Ketua Otoritas Modal Nusantara, Rabu (21/02/2024).

Dokumen VLR SDGs Nusantara ini disusun dengan melibatkan pihak pemerintah dan non-pemerintah serta mendapat dukungan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas sebagai Koordinator Implementasi SDGs Indonesia dan cq mitra pembangunan. UNESCAP, UNRCO di Indonesia, UNDP, dan ADB.

Dalam intervensi negara yang disampaikan oleh Bambang sebagai Kepala Delegasi Republik Indonesia pada APFSD ke-11, Bambang menyampaikan pentingnya lokalitas program SDGs hingga tingkat desa. “Dengan menginisiasi SDGs secara lokal, kita tidak hanya menyelaraskan agenda global dan nasional, tetapi juga memberikan cara bagi pemerintah lokal untuk mendukung pencapaian SDGs melalui pendekatan dari bawah ke atas,” katanya.

Baca Juga:  MMKSI Kembali Boyong Nuansa Life’s Adventure Pada Partisipasinya di Ajang GIIAS Bandung 2023

Selain itu, Ketua Otoritas Modal Nusantara juga menekankan pentingnya kemitraan multi-stakeholder dalam mencapai SDGs. “SDGs hanya dapat dicapai jika semua pemangku kepentingan terlibat secara aktif, termasuk pemerintah dan semua aktor non-negara, seperti sektor swasta, masyarakat sipil, dan mitra pembangunan. Kami telah belajar bahwa mendorong kerja sama multi-pemangku kepentingan tidak boleh dibiarkan pada kebetulan dan harus diatur secara strategis,” katanya.

Inisiasi VLR SDGs untuk Nusantara telah banyak diapresiasi oleh dunia, karena berbeda dari sebagian besar kota yang memiliki VLR ketika kota tersebut telah dibangun. Ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Armida Salsiah Alisjahbana sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Sekretaris Eksekutif ESCAP, “Kami senang dapat bekerja sama dengan Otoritas Modal Nusantara untuk menyiapkan VLR ini. Secara khusus untuk VLR Nusantara, itu berbeda karena biasanya VLR untuk kota-kota pada umumnya adalah jenis evaluasi penilaian yang bersifat ex-post, untuk Nusantara itu berbeda karena kota tersebut belum ada, baru saja dibangun,” katanya.

Berita Terkait

Di Anugrahi “PLATINUM “,Bentuk Apresiasi Gubernur Banten Untuk PT. indah Kiat Pulp & Paper
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Dari Gang di Kunciran Jaya ke Pasar Global, Ratu Eceng Bawa UMKM Tangerang Tembus Amerika
Mulai 1 Mei 2026, SPBU PT TNG Hadirkan Biosolar untuk Warga Kota Tangerang
Kreativitas Berbuah Hadiah, Ini Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Rakornas Kemarau 2026, Bupati Dewi Tegaskan Dukungan ke Petani
Paramount Land Big Exhibition 2026 Tawarkan Hunian dan Promo Menarik
Momentum Harlah PMII, Bupati Tekankan SDM dan Kebersamaan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:23 WIB

Di Anugrahi “PLATINUM “,Bentuk Apresiasi Gubernur Banten Untuk PT. indah Kiat Pulp & Paper

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 23 April 2026 - 12:21 WIB

Dari Gang di Kunciran Jaya ke Pasar Global, Ratu Eceng Bawa UMKM Tangerang Tembus Amerika

Kamis, 23 April 2026 - 12:18 WIB

Mulai 1 Mei 2026, SPBU PT TNG Hadirkan Biosolar untuk Warga Kota Tangerang

Rabu, 22 April 2026 - 19:08 WIB

Kreativitas Berbuah Hadiah, Ini Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Berita Terbaru

Daerah

PT TNG Rencanakan Perapihan Gapura Pasar Anyar Tangerang

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:21 WIB

Daerah

Indeks Daya Saing Kota Tangerang Tembus 4,13

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:11 WIB