Pemkab Lebak Targetkan Angka Tanam 3.743 Hektare

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Pertanian setempat menargetkan angka tanam padi sawah sepanjang Januari 2024 mencapai 3.743 hektare guna memenuhi ketersediaan pangan lokal sekaligus peningkatan ekonomi petani.

Untuk itu, Dinas Pertanian mengimbau petani yang memiliki ketersediaan pasokan air agar melakukan gerakan tanam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mengimbau petani yang terdapat ketersediaan pasokan air dari irigasi maupun pompa air agar melakukan gerakan tanam, terlebih curah hujan saat ini meningkat,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat kepada wartawan di pendopo Pemkab Lebak, Selasa (9/1/24).

Pemerintah Kabupaten Lebak telah berkomitmen menjadi lumbung pangan di Provinsi Banten dengan angka tanam mencapai 120 ribu hektare dan indeks pertanaman 2,5 kali musim tanam per tahun, sehingga mampu berproduksi 600 ribu ton lebih gabah.

Baca Juga:  Jelang Iduladha 1445 H, DKP Gencar Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Produksi pangan itu selain bisa memenuhi ketersediaan konsumsi beras masyarakat setempat dengan penduduk 1,4 juta jiwa, juga akan dipasok ke luar daerah, seperti Bogor, Tangerang, Jakarta, hingga Lampung.

Deni juga mengatakan pihaknya mengapresiasi petani telah menerapkan teknologi mulai pengelolaan tanam, benih bersertifikasi, penggunaan pupuk hingga penanganan pascapanen.

Sekitar 90 persen petani juga sudah menerapkan sistem tanam baris jejar legowo, sehingga produktivitas bisa mencapai 7-8 ton per hektare.

“Saya kira jika produktivitas 8 ton dan harga gabah Rp5.000/kilogram, maka total pendapatan Rp40 juta. Dari Rp40 juta itu dipotong biaya produksi Rp10 juta, sehingga petani bisa meraup keuntungan Rp30 juta per hektare per musim panen,” ucap Rahmat.

Baca Juga:  HUT ke-31 Kota Tangerang, DPRD Dorong Kolaborasi Menuju Kemajuan

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sukabungah, Desa Tambakbaya, Kabupaten Lebak, Ruhiana mengatakan sebagian petani sudah melakukan gerakan tanam seluas 50 hektare.

“Pada Februari 2024, gerakan tanam akan seluas 100 hektare, karena berdasarkan laporan BMKG, pada bulan itu curah hujan cukup,” katanya.

Saat ini, areal persawahan di wilayahnya masih berpola tadah hujan dan belum tersentuh pembangunan infrastruktur, sehingga petani menanam jika musim penghujan.

“Setiap bulan, kami bisa memproduksi beras sekitar 30 ribu ton dengan anggota 120 petani dan setiap hektare petani bisa menghasilkan keuntungan bersih Rp25 juta-Rp30 juta per hektare,” ucap Ruhiana.

Penulis : jat

Editor : dam

Berita Terkait

PT TNG Rencanakan Perapihan Gapura Pasar Anyar Tangerang
Poltekkes Kemenkes Jakarta III Studi Tiru ke Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang Dorong Skrining Online untuk Deteksi Dini TBC
Indeks Daya Saing Kota Tangerang Tembus 4,13
Disbudpar Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Personel Lifeguard
UTD PMI Diakui Kemenkes, Pemkot Dorong RS Tingkatkan Layanan
Lindungi Kepentingan Publik, Petugas Gabungan Tertibkan Lahan Bersertifikat di Rawa Bokor Secara Persuasif
RTRW Direvisi, DPRD Tekankan Lindungi Lahan Sawah
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:21 WIB

PT TNG Rencanakan Perapihan Gapura Pasar Anyar Tangerang

Jumat, 24 April 2026 - 15:18 WIB

Poltekkes Kemenkes Jakarta III Studi Tiru ke Pemkot Tangerang

Jumat, 24 April 2026 - 15:16 WIB

Pemkot Tangerang Dorong Skrining Online untuk Deteksi Dini TBC

Jumat, 24 April 2026 - 15:11 WIB

Indeks Daya Saing Kota Tangerang Tembus 4,13

Jumat, 24 April 2026 - 15:08 WIB

Disbudpar Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Personel Lifeguard

Berita Terbaru

Daerah

PT TNG Rencanakan Perapihan Gapura Pasar Anyar Tangerang

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:21 WIB

Daerah

Indeks Daya Saing Kota Tangerang Tembus 4,13

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:11 WIB