Pemkot Pastikan Seluruh Sekolah Sudah Miliki TPPKS, untuk Perkuat Pengawasan Bullying

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGEANG | TR.CO.ID

Di tengah maraknya kejadian perundungan atau bullying dalam lingkungan pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) memastikan, seluruh satuan pendidikan di Kota Tangerang telah membentuk atau memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPKS).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dwiana Langlang Nugraha menjelaskan, pembentukan TPPKS merupakan langkah wajib untuk memperkuat perlindungan anak di sekolah. Tim tersebut berperan sebagai garda depan dalam menangani, mengawasi, sekaligus melakukan edukasi pencegahan tindakan kekerasan, terutama perundungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, seluruh satuan pendidikan di Kota Tangerang sudah memiliki TPPKS. Ini menjadi komitmen kuat pemerintah dalam mengantisipasi dan menyelesaikan persoalan bullying di sekolah,” ungkap Langlang, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/11/25).

Baca Juga:  HPN 2026, Pemkot Apresiasi Media Sebagai Mitra Pembangunan

Selain keberadaan TPPKS, Dindik juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Untuk itu, program parenting di tingkat sekolah terus digencarkan agar pendidikan karakter dapat berjalan berkesinambungan tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah.

“Pendidikan karakter harus berkelanjutan. Karena itu, kami bermitra dengan orang tua melalui kegiatan parenting. Perhatian dan pendampingan orang tua menjadi kunci pencegahan bullying,” katanya.

Lebih lanjut, Dindik meminta seluruh sekolah agar bersikap responsif ketika ada indikasi kekerasan atau perundungan. Sekolah tidak diperkenankan menutupi kasus demi menjaga nama baik, melainkan wajib melaporkan secara cepat apabila persoalan tidak dapat diselesaikan di tingkat internal.

Baca Juga:  Dugaan Kekerasan Seksual di Kampus Untirta Diselidiki Polisi

“Kami selalu mengingatkan sekolah agar segera melapor jika ada dugaan kekerasan. Jangan sampai isu berkembang di luar sementara dinas tidak mengetahui. Respons cepat sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Untuk memperkuat jalur pengaduan, Pemkot Tangerang melalui DP3AP2KB juga menyediakan aplikasi Silacak Perak, sebuah kanal laporan tertutup untuk korban maupun pihak yang mengetahui adanya tindakan kekerasan.

“Kami mengimbau para pelajar untuk berani melapor melalui Silacak Perak jika mengalami atau melihat kejadian kekerasan. Laporannya bersifat rahasia dan dilindungi,” pungkasnya. (wil/dam)

Berita Terkait

Tingkatkan pelestarian Lingkungan, Hendra Gunawan Anggota DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kegiatan Festival Kali Sabi
Perumda TB Gandeng UI, Sachrudin Pastikan Pelayanan Air Bersih Kian Prima
Waspada! Tinggi Badan Lansia Menyusut Bisa Menjadi Tanda Osteoporosis
Pemkot Tangerang Tegaskan Larangan Mengemis di Jalan, Warga Diminta Patuhi Perda
Perumdam TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Pemkot Tangerang Hibahkan Gedung Parkir Rp20,9 Miliar ke Polres Metro Tangerang Kota
Jelang HKG PKK Nasional, Masturoh Sachrudin Perkuat Sinergi dengan Ketua PKK Banten di Makassar
Kota Tangerang Naik Peringkat, Raih Juara II MTQ XXIII Banten 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tingkatkan pelestarian Lingkungan, Hendra Gunawan Anggota DPRD Kota Tangerang Apresiasi Kegiatan Festival Kali Sabi

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:36 WIB

Perumda TB Gandeng UI, Sachrudin Pastikan Pelayanan Air Bersih Kian Prima

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:23 WIB

Waspada! Tinggi Badan Lansia Menyusut Bisa Menjadi Tanda Osteoporosis

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:17 WIB

Perumdam TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Pemkot Tangerang Hibahkan Gedung Parkir Rp20,9 Miliar ke Polres Metro Tangerang Kota

Berita Terbaru