Pemkot Tangerang Susun Indeks Ekonomi Hijau untuk Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Tahun ini, Pemkot Tangerang mulai menyiapkan kajian Indeks Ekonomi Hijau sebagai salah satu instrumen perencanaan pembangunan berbasis data.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Euis Nurlaila, menjelaskan bahwa penyusunan indeks tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan arah pembangunan kota tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan kelestarian lingkungan.

“Indeks Ekonomi Hijau kami susun agar pembangunan di Kota Tangerang dapat berjalan secara seimbang—meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan daya dukung lingkungan,” ujar Euis Nurlaila, Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan, kajian ini akan berlandaskan tiga pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ketiga pilar tersebut diukur melalui 15 indikator multidimensi, mencakup intensitas emisi gas rumah kaca, produktivitas tenaga kerja, pemanfaatan energi terbarukan, kualitas udara dan air, hingga indikator kesejahteraan seperti kemiskinan dan pengangguran terbuka.

Menurutnya, integrasi Indeks Ekonomi Hijau nantinya akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 agar implementasinya dapat berjalan terarah dan terukur.

Baca Juga:  Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Juni 2024

“Proses penyusunan indeks dilakukan secara ilmiah dan berbasis bukti. Hasilnya nanti akan menjadi tolok ukur sejauh mana pembangunan Kota Tangerang sudah sesuai dengan prinsip keberlanjutan, sekaligus menjadi rujukan dalam memperkuat kebijakan hijau di masa mendatang,” jelasnya.

Pemkot Tangerang berharap, kajian ini tidak hanya berhenti sebagai dokumen akademis, tetapi benar-benar menghadirkan rekomendasi operasional yang dapat mempercepat transformasi pembangunan menuju ekonomi hijau yang berdaya saing, inklusif, dan ramah lingkungan.(fj)

Berita Terkait

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pemkot Tangerang Siapkan Crossing Drainase di Akses Bandara Soetta
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB

Daerah

Prime Plaza Run 2026 Kembali Hadir!

Selasa, 2 Jun 2026 - 12:32 WIB