Penyelundupan Narkotika Libatkan Pegawai Maskapai Dibongkar

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Bareskrim Polri berhasil ungkap penyelundupan sabu dan ekstasi yang libatkan karyawan maskapai pesawat. Narkoba tersebut sebelumnya dibawa dari Bandara Kualamamu Medan, menuju Jakarta.

Wakil Direktur Tindak Pidana (Wadirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Arie Ardian Rishadi, mengatakan setelah melakukan pemetaan polisi melakukan penangkapan di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta pada 22 Maret 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dimana kita mendapat informasi bahwa ada kurir narkoba antar provinsi yang beberapa kali mengirim narkotika jenis sabu dan ekstasi dari Medan menuju Jakarta,” ujar Kombes Arie di Aula Bareskrim Polri, Kamis (18/4/24).

Dari hasil penangkapan tersebut, Bareskrim mengembangkan adanya keterlibatan dari dari 2 karyawan lavatory service salah satu maskapai penerbangan. Mereka berandil memasukkan barang haram tersebut dari luar lalu dimasukkan ke area bandara.

Baca Juga:  SMK AL Badar Gelar Job Fair Tahun 2023

Setelah itu, kedua karyawan itu bertemu dengan terangka MR yang berangkat dari Medan Kualanamu. MR masuk ke bandara tanpa melalui jalur pemeriksaan barang.

“Sedangkan dua karyawan dari maskapai ini membawa sabu dan ekstasi dengan menggunakan mobil lavatory service,” ungkapnya.

Kombes Arie menyebut mereka mengadakan pertemuan di Bandara Kualanamu. Saat penumpang umum lainnya menggunakan bis, tersangka MR menggunaan kendaraan lavatory service bersama dua karyawan tersebut.

Di pertemuan itu, terjadi pertukaran tas. Kurir MR membawa tas kosong dan kedua karyawan membawa sabu dan ekstasi. Selanjutnya tersangka masuk ke dalam pesawat dan sampai di Bandara Soekarno Hatta.

Baca Juga:  Oknum Kades dan ASN di Lebak Ditahan Kejari

“Selanjutnya di Soekarno Hatta kita melakukan penangkapan,” tandasnya.

Bareskrim menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini dengan inisial R, DA, RP, MZ, HF, dan SA. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadao DPO PP, Y, dan E.

“Tersangka terancam jerat pidana Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ncaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tegasnya. (fj/mas/dam)

Berita Terkait

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran
HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan
Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO
Janji Polri Berantas Judi Online
Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara
17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan
Sturman Panjaitan Soroti Konten Pornografi di Platform X
Komplotan Penipu di Bandara Soetta Modus Hipnotis Diringkus
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:00 WIB

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:02 WIB

HMI Cabang Pandeglang Laporkan Dugaan Korupsi di Proyek Bendung DI Cimoyan

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:57 WIB

Aparat Grebek Rumah Kontrakan Diduga Sarang Open BO

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:24 WIB

Janji Polri Berantas Judi Online

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:16 WIB

Tersangka Pemburu Cula Badak TNUK Terancam 5 Tahun Penjara

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:15 WIB

17 Perusahaan Tak Miliki SIPPA, DPRD Banten Mendorong Tertibkan

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:36 WIB

Sturman Panjaitan Soroti Konten Pornografi di Platform X

Senin, 10 Juni 2024 - 12:18 WIB

Komplotan Penipu di Bandara Soetta Modus Hipnotis Diringkus

Berita Terbaru

Selebritis

Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:05 WIB

Hukum & Kriminal

16 Remaja Bersajam Live Instagram Hendak Tawuran

Jumat, 14 Jun 2024 - 11:00 WIB