TANGERANG | TR.CO.ID
Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam meningkatkan pelayanan masyarakat pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah (AKPD) 2024, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dr. Nurdin menyoroti pendekatan komprehensif yang diterapkan Pemkot Tangerang dalam melayani masyarakat, dengan mengutamakan pelayanan sepanjang siklus kehidupan warga, mulai dari sebelum lahir hingga akhir hayat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam pelayanan kami, tidak hanya mencakup kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung setiap tahap kehidupan masyarakat. Bahkan, sebelum lahir, kami sudah memulai layanan untuk menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” ungkap Dr. Nurdin saat presentasi di hadapan para juri, dikutip Selasa (3/12/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nurdin memaparkan berbagai program yang dijalankan Pemkot Tangerang untuk menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem. Salah satunya adalah pemberian tablet tambah darah dan konsultasi kesehatan bagi calon pengantin, serta program khusus ibu hamil dengan memastikan kunjungan rutin ke puskesmas.
“Pemkot Tangerang memiliki Posyandu Aktif dengan 1.400 Posyandu yang tersebar di seluruh kota dan didukung oleh kader di setiap RT. Kami juga bekerja sama dengan enam rumah sakit untuk menangani anak stunting, dengan biaya yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah, termasuk transportasi rujukan,” lanjut Dr. Nurdin.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan dan bantuan sosial. Melalui Program Beasiswa Tangerang Cerdas, Pemkot memberikan subsidi pendidikan sebesar Rp80 ribu per bulan untuk siswa SD dan Rp100 ribu untuk siswa SMP dari keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program ini juga mencakup sekolah swasta dengan bantuan beasiswa non-personal bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem.
“Kami juga memberikan hibah modal usaha sebesar Rp20 juta per keluarga untuk keluarga miskin ekstrem dengan anak stunting, disertai pelatihan kewirausahaan. Selain itu, kami berupaya mengurangi pengangguran melalui Virtual Job Fair, Balai Latihan Kerja, serta mendorong sektor informal menjadi formal dengan melibatkan perusahaan dalam mendukung UMKM sekitar perusahaan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Dr. Nurdin.
Di akhir paparannya, Dr. Nurdin menegaskan komitmen Pemkot Tangerang untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menanggulangi permasalahan sosial.
“Kami berharap berbagai langkah strategis ini dapat menciptakan Kota Tangerang yang lebih maju, sehat, dan sejahtera,” tutup Dr. Nurdin.
Ajang AKPD 2024 merupakan acara penghargaan untuk pemerintah daerah dengan kinerja terbaik pada tahun 2023, yang diinisiasi oleh Kemendagri bersama Tempo Media. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri yang terdiri dari berbagai instansi, antara lain Kemendagri, Kementerian PANRB, Ombudsman, BRIN, dan Tempo Media. (ris/dam)









