TANGERANG | TR.CO.ID
Menyikapi aksi unjuk rasa buruh yang digelar di depan Gedung DPR RI, Polres Metro Tangerang Kota menerjunkan sebanyak 269 personel gabungan untuk mengamankan wilayah perbatasan antara Tangerang dan DKI Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono menjelaskan, ratusan personel tersebut berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Total keseluruhan ada 269 personel gabungan yang kami sebar di titik-titik strategis untuk mengawal keberangkatan buruh dari Tangerang menuju Jakarta,” ungkap AKP Prapto kepada TribunTangerang.com.
Pos pengamanan didirikan di beberapa lokasi perbatasan seperti Jalan Daan Mogot KM 19, Benteng Betawi, Jatiuwung, Cipondoh, dan Ciledug. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada sejumlah fasilitas transportasi publik seperti stasiun dan terminal.
Menurut Prapto, selain pengawalan terhadap massa buruh, pihak kepolisian juga melakukan penyekatan guna mencegah pelajar dan pihak yang tidak berkepentingan ikut menyusup ke dalam aksi.
“Kami melakukan penyaringan terhadap para pengguna jalan. Fokus kami adalah memastikan tidak ada pelajar atau kelompok non-buruh yang berangkat ke Jakarta karena dikhawatirkan bisa memicu tindakan anarkis di lapangan,” tegasnya.
Berbeda dari aksi sebelumnya yang biasanya terkoordinasi dalam satu komando dan menggunakan armada bus, kali ini buruh berangkat dalam kelompok kecil menggunakan kendaraan pribadi, utamanya sepeda motor. Mereka bergerak dari berbagai titik tanpa lokasi kumpul terpusat.
Ribuan buruh tercatat telah meninggalkan Kota Tangerang sejak pagi hari dan diperkirakan akan memadati kawasan Gedung DPR RI serta Patung Kuda di Jakarta.









