Proyek Perbaikan Drainase di Desa Mekar Sari Diduga Rugikan Usaha Warga

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.TANGERANG | TR.CO.ID

Pekerjaan perbaikan saluran drainase di Desa Mekar Sari, tepatnya di Jalan Raya Rajeg – Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, memicu keluhan dari warga setempat. Proyek yang dimulai pada Rabu, 6 November 2024, hingga kini belum rampung dan disebut-sebut telah merugikan usaha warga yang terdampak langsung, terutama pelaku usaha agen bus.

Sokhibi, pemilik Agen Sinar Jaya di Rajeg, mengeluhkan dampak negatif proyek yang dikerjakan oleh CV Ciliwung Jaya tersebut. Menurutnya, proses perbaikan sepanjang kurang lebih 200 meter ini mengakibatkan akses masuk ke area parkir agen bus miliknya tertutup. Akibatnya, operasional usahanya terganggu karena unit bus tidak dapat masuk ke dalam area parkir yang biasa digunakan. “Sampai hari ini, Minggu 17 November, proyek ini belum juga selesai di depan tempat usaha kami. Sudah hampir dua minggu kami harus menyewa lahan lain untuk parkir bus,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti aspek teknis pekerjaan yang dinilai kurang memperhatikan ketahanan beban. “Untuk menahan beban bus yang masuk, tidak seharusnya menggunakan U ditch biasa. Seharusnya diganti dengan Box Culvert. Setiap harinya ada empat unit bus dengan bobot kosong sekitar 8,5 ton yang masuk, artinya saluran drainase ini harus mampu menahan beban sebesar 34 ton sekali masuk,” tegas Sokhibi.

Selain itu, Sokhibi menegaskan bahwa ia tidak menolak adanya proyek pembangunan, namun berharap ada kepastian waktu penyelesaian agar tidak merugikan masyarakat setempat. Ia meminta pihak terkait, termasuk Pj Bupati Tangerang, Kepala Dinas PUPR, serta Komisi IV Bidang Pembangunan DPRD Kabupaten Tangerang, untuk meninjau langsung lokasi proyek.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Dukung Rencana Pembangunan Fly Over Sudirman

Adapun tuntutan yang diajukan oleh Sokhibi antara lain:

  1. Sidak langsung oleh Pj Bupati, Kepala Dinas PUPR, dan Ketua Komisi IV ke lokasi proyek.
  2. Penggantian U ditch yang sudah terpasang dengan Box Culvert agar sesuai spesifikasi beban.
  3. Penggantian biaya sewa lahan parkir selama unit bus tidak bisa masuk ke area agen bus.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor CV Ciliwung Jaya belum memberikan tanggapan terkait keluhan warga dan tuntutan yang disampaikan.

Redaksi berupaya untuk menghubungi pihak kontraktor dan instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.(hmi/dam/ris)

Berita Terkait

Diusulkan Jadi Pilot Project MBG-BPOM, Maryono: Pemkot Siap Dukung Program Pusat
Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Kecamatan Neglasari 2026 Sukses Digelar
Pangkas Antrean Fisik, Disdukcapil Kota Tangerang Ajak Warga Optimalkan Layanan Online Sobat Dukcapil
Dukcapil Kota Tangerang Jemput Bola Perekaman KTP-el dan IKD ke Pelajar SMAN 6
Jelang TKA 2026, Kepala SDN Daan Mogot 3 Beri Motivasi Siswa Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Mental
Semangat Kartini Menggema di Apel Senin, ASN Perempuan Pemkot Tangerang Tunjukkan Peran Strategis
ASN TANGSEL, Integritas ASN Jadi Sorotan Benyamin
Wali Kota Tangsel Tekankan Integritas ASN, Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:34 WIB

Diusulkan Jadi Pilot Project MBG-BPOM, Maryono: Pemkot Siap Dukung Program Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Cetak Generasi Muda Qur’ani, STQ Kecamatan Neglasari 2026 Sukses Digelar

Selasa, 21 April 2026 - 18:27 WIB

Pangkas Antrean Fisik, Disdukcapil Kota Tangerang Ajak Warga Optimalkan Layanan Online Sobat Dukcapil

Selasa, 21 April 2026 - 18:24 WIB

Dukcapil Kota Tangerang Jemput Bola Perekaman KTP-el dan IKD ke Pelajar SMAN 6

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Jelang TKA 2026, Kepala SDN Daan Mogot 3 Beri Motivasi Siswa Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Mental

Berita Terbaru