PT Chandra Asri Bantah Kebocoran Gas di Pabrik Ciwandan

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON | TR.CO.ID

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) membantah adanya kebocoran gas di pabriknya yang berlokasi di Ciwandan, Anyer, Banten.

Informasi yang beredar terkait bau kimia menyengat dan dampaknya terhadap kesehatan warga sekitar disampaikan sebagai hasil gangguan pada alat di pabrik pada Sabtu (20/1/2024), yang mengharuskan pembakaran di cerobong atau flaring.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Head of Corporate Communications Chandra Asri, Chrysanthi Tarigan, menegaskan bahwa aktivitas flaring tersebut dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan prosedur yang berlaku.

“Kendala berhasil ditangani secara cepat serta dampaknya diminimalisir dengan baik. Dapat kami sampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Chrysanthi, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga:  Kota Cilegon Raih Enam Penghargaan Dari BKKBN Provinsi Banten

Meskipun demikian, asap dari pembakaran tersebut mengakibatkan sejumlah warga sekitar pabrik mengalami kesulitan pernapasan, mata perih, hingga mual dan muntah.

Chandra Asri secara aktif berkoordinasi dengan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Banten dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon untuk memastikan pengambilan sampel dan investigasi dilakukan dengan benar.

Chandra Asri Group juga menanggapi dampak kesehatan masyarakat dengan mengimbau mereka yang merasakan kendala kesehatan akibat aktivitas flaring untuk segera memeriksa kesehatan di puskesmas yang tersebar di Cilegon dan Anyer. Layanan kesehatan atas dampak aktivitas tersebut akan ditanggung oleh perusahaan.

Baca Juga:  DLH Sterilkan Jalan Villa Mutiara Pluit dari Sampah Pasca Banjir

Sebagai langkah preventif, Chandra Asri memutuskan untuk menutup sementara operasional pabrik demi menjaga keamanan pekerja dan warga sekitar. Walikota Cilegon, Heldy Agustian, telah meminta perusahaan untuk menyetop kegiatan produksi seiring dengan proses investigasi yang sedang berlangsung.

Pihak Chandra Asri berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemangku kepentingan dan menjaga transparansi dalam mengatasi insiden ini. Masyarakat diharapkan tetap tenang sambil memantau informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan dan otoritas setempat.

Penulis : rga/FB

Editor : ris

Berita Terkait

Heboh Dugaan Pelecehan ASN di Cilegon
Gagal Panen Massal, Pemkot Cilegon Usulkan Bantuan Benih
Gubernur Pastikan Mudik Lancar
Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Mudik di Cilegon
Pelabuhan Ciwandan Beri Hadiah bagi Anak Pemudik
Wagub Dimyati Soroti Layanan Samsat Cilegon
BPN Kota Cilegon Siap Tingkatkan Pelayanan di Tahun 2026
Banten Catat Sejarah Industri Petrokimia
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan ASN di Cilegon

Senin, 30 Maret 2026 - 14:52 WIB

Gagal Panen Massal, Pemkot Cilegon Usulkan Bantuan Benih

Senin, 16 Maret 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Pastikan Mudik Lancar

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:27 WIB

Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Mudik di Cilegon

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:05 WIB

Pelabuhan Ciwandan Beri Hadiah bagi Anak Pemudik

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB