Ratusan Botol Miras Berhasil Diamankan

Kamis, 7 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dalam upaya menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2005 yang melarang penjualan minuman keras, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama TNI dan Kepolisian berhasil melaksanakan operasi pengamanan di wilayah Kecamatan Pinang dan Kecamatan Cipondoh. Hasilnya, sebanyak 373 botol minuman keras berhasil diamankan.

Kepala Satpol PP, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa penegakan Perda di Kota Tangerang dilakukan secara rutin untuk menjaga ketertiban umum. Operasi pengamanan minuman keras difokuskan pada warung-warung yang diduga menjual minuman tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan konsistensi, kami terus menegakkan dan memberikan pemahaman mengenai Perda yang berlaku di Kota Tangerang. Khususnya terkait Perda nomor 7 Tahun 2005 dan Perda nomor 8 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. Kali ini, kami berhasil mengamankan 373 botol minuman keras dari dua warung jamu, bekerja sama dengan TNI dan Kepolisian,” katanya, Kamis (07/12/23).

Baca Juga:  Pengawas Menilai Kinerja Kepala Sekolah SDN Koper 1

Dirinya menambahkan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan langsung didata oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Para pelanggar akan menghadapi sidang tindak pidana ringan (Tipiring) sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Selain itu, Wawan juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk patuh terhadap semua peraturan yang berlaku di wilayah tersebut. Jika ada pelanggaran yang terdeteksi di sekitar lingkungan mereka, diimbau agar segera melaporkannya melalui aplikasi LAKSA atau melalui call center Satpol PP di nomor WhatsApp 0812-1200-4664.

Baca Juga:  Polda Banten Terjunkan 1.364 Personel, Pengamanan Operasi Lilin Maung 2023

“Penegakan peraturan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan aman. Semua ini dilakukan agar masyarakat Kota Tangerang dapat hidup dalam suasana yang lebih baik dan sesuai dengan nilai-nilai moral yang tinggi. Jika ada gangguan ketertiban umum di wilayah masing-masing, silakan lakukan laporan melalui aplikasi LAKSA atau melalui call center Satpol PP,” tutupnya.

Penulis : cng

Editor : ris

Berita Terkait

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Polsek Palmerah Mengaku Sulit Identifikasi Pelaku Ranmor Bersenpi
Dedy Chandra Biasa di Sebut ‘Om Polos Banget’Dipenjara Terkait Kasus Pencemaran
Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Diserang Gangster
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Pungli di Rutan
Terjadi di Sekolah Internasional di Tangsel, Korban Perundungan Diketahui telah Dua Kali Alami Kekerasan
Tiga Pelaku Pengeroyok Dua Jukir di Kemayoran Ditangkap
Terkait Polemik Kampung Bayam, Pj Gubernur DKI Dilaporkan ke Ombudsman RI
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:00 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:35 WIB

Dedy Chandra Biasa di Sebut ‘Om Polos Banget’Dipenjara Terkait Kasus Pencemaran

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:32 WIB

Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Diserang Gangster

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:26 WIB

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Pungli di Rutan

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:20 WIB

Terjadi di Sekolah Internasional di Tangsel, Korban Perundungan Diketahui telah Dua Kali Alami Kekerasan

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:12 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyok Dua Jukir di Kemayoran Ditangkap

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:06 WIB

Terkait Polemik Kampung Bayam, Pj Gubernur DKI Dilaporkan ke Ombudsman RI

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:56 WIB

Dua dari Enam Belas Tahanan Kabur di Polsek Tanah Abang kembali Ditangkap

Berita Terbaru

Bola

Final Carabao Cup 2023/2024: Chelsea vs Liverpool

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:31 WIB