LEBAK | TR.CO.ID
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, memasuki tahap akhir pembangunan gedung baru yang ditujukan untuk pelayanan rawat jalan.
Meskipun mengalami keterlambatan, RSUD ini menargetkan akan memulai operasionalnya pada akhir bulan Februari 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt Kepala Dinas Kesehatan Lebak, dr. Budhi Mulyanto, menyampaikan bahwa meskipun ada keterlambatan dalam penyelesaian pembangunan yang seharusnya berakhir pada 31 Desember 2023, pihaknya telah mengambil tindakan regulasi dengan memberlakukan denda keterlambatan agar pembangunan dapat dilanjutkan.
“Target kita di akhir bulan Februari sudah bisa beroperasi. Seharusnya (pembangunan) selesai 31 Desember 2023 tapi ada keterlambatan, namun secara regulasi boleh dilanjutkan dengan denda keterlambatan,” ujarnya.
Pihak RSUD Rangkasbitung juga telah merencanakan pemindahan poli rawat jalan dari gedung lama ke gedung baru setelah pembangunan selesai. Dalam rencana ini, beberapa poli akan dibuka ganda, seperti poli jantung dan poli dalam, untuk mengurangi antrean pelayanan.
“Totalnya ada sekitar 26 poli di sana, ada beberapa poli yang kita akan buka dua untuk mengurangi antrean seperti poli jantung dan poli dalam. Iya termasuk loket pendaftaran, kasir, dan obat-obatan. Hanya untuk rekam medik tetap di gedung lama,” ungkapnya.
Pihak RSUD juga memiliki rencana penggunaan ruang bekas poli untuk kepentingan kesehatan lainnya. Ruang tersebut akan diubah menjadi ruang rawat inap pasien anak dan menambah ruang perawatan intensif yang bersifat kegawatdaruratan.
Dalam kunjungan Pj Bupati Iwan Kurniawan, beberapa arahan penting diberikan terkait alur pelayanan setelah gedung baru beroperasi dan pertimbangan terkait penambahan SDM. Meskipun rencana merekrut honorer belum bisa dilakukan, pihak RSUD akan memastikan bahwa ketersediaan SDM sesuai dengan kebutuhan setelah gedung baru dioperasionalkan.
Penulis : jat
Editor : ris









